Urutan Rukun Haji Yang Wajib Diketahui Sesuai Syariat Islam

Urutan Rukun Haji Yang Wajib Diketahui Sesuai Syariat Islam | Asslamualikum wr.wb . Pada pembahasan kali ini kita akan mengulas mengenai urutan dari rukun haji yang harus atau wajib untuk sahabat ketahu apabila akan melaksanakan ibadah haji ataupun umroh.

Didalam ibadah haji terdapat 2 istilah yakni rukun haji dan wajib haji. Keduanya merupakan perkara yang harus di laksanakan dalam kegiatan tersebut. Namun keduanya memiliki perbedaan yang harus diperhatikan. Pada rukun haji, apabila seseorang tidak melaksanakan nya, maka hajinya tidak sah atau batal dan harus mengulanginya. Sedangkan pada wajib haji, seseorang yang tidak melaksanakannya, maka ia bisa menggantinya dengan membayar dam atau sejenis denda.

Rukun Haji

Baca Juga : 6 Rukun Iman Lengkap Dengan Maknanya yang Wajib Diamalkan

Pengertian Haji

Sesuai dengan tuntunan dari kementrian agama Republik Indonesia, pengertian haji adalah berkunjung ke Baitullah (Kakbah) pada waktu tertentu untuk melakukan amalan-amalan, seperti wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, thawaf di Ka’bah, sa’i, dan amalan lainnya. Ini adalah satu dari lima Rukun Islam, di samping Syahadat, Shalat, Zakat, dan Sawm.Berdasarkan hukum Islam, menunaikan ibadah haji adalah wajib bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat haji. Ibadah haji diwajibkan hanya sekali seumur hidup.

Rukun haji adalah syarat wajib yang harus dilakukan saat menunaikan ibadah haji. Urutan Rukun haji ada 6 yaitu niat ihram, , wukuf , thawaf, sa’i, tahalul, tertib. Rukun haji adalah syarat yang harus dilaksanakan, apabila ada salah satu yang tidak dilaksanakan maka ibadah hajinya tidak sah.

Baca Juga : Urutan 13 Rukun Sholat Yang Benar Lengkap Dengan Penjelasannya

Urutan Rukun Haji Yang Wajib Diketahui Sesuai Syariat Islam

Berikut ini adalah 6 rukun haji yang wajib untuk di ketahui agar haji kita diterima oleh Allah SWT.

1. Ihram

Ihram, yaitu berniat untuk haji. Sebagaimana dalam shalat niat itu diwajibkan, begitupun niat dalam haji maupun umrah. Perlu diperhatikan pula terkait tempat dan waktu miqat yang akan berkaitan erat dengan wajib haji. Selanjutnya, dianjurkan untuk mandi, memakai wewangian, shalat dua rakaat, dan mengenakan pakaian ihram untuk laki-laki.

2. Wukuf

Wuquf di Bukit Arafah, yang waktunya terentang mulai dari waktu zhuhur tanggal 9 Dzulhijjah sampai subuh tanggal 10 Dzulhijjah. Jamaah bisa mengambil waktu siang sampai setelah maghrib, ataupun malam harinya sampai jelang subuh.

3. Thawaf

Thawaf Ifadhah. Setelah wukuf di Arafah, jamaah haji menuju Masjidil Haram, mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali. Putaran ini dimulai dari sekiranya arah dari Hajar Aswad, dan Ka’bah berada di sisi kiri badan jamaah haji. Gampangnya, orang berhaji berputar melawan arah jarum jam.

4. Sa’i

Sa’i dari bukit Shafa dan Marwah, dimulai dari bukit Shafa, kemudian berjalan sampai tujuh kali perjalanan hingga berakhir di bukit Marwah.

5. Tahallul

Tahallul, yaitu mencukur rambut kepala setelah seluruh rangkaian haji selesai. Waktunya sekurang-kurangnya adalah setelah lewat tanggal 10 Dzulhijjah.

6. Tertib

Tertib merupakan urutan rukun haji yang terakhir, artinya rukun haji harus dilakukan secara berurutan, tidak boleh melompati. Dimulai dari niat (ihram), wukuf, tawaf, sa’i, tahallul dan Tertib.

Ke-enam rukun ini dilaksanakan secara berurutan. Sedangkan pada ibadah umrah, dari ke-enam rukun di atas, wukuf di Arafah bukan merupakan rukun dari ibadah umrah. Sebagaimana telah disebutkan, ketika rukun haji ini tidak terpenuhi, maka orang tersebut wajib mengganti hajinya di tahun-tahun yang berikutnya.

Baca Juga : Ada 2 Rukun Puasa Yang Wajib Untuk Sahabat Ketahui

Demikianlah Urutan Rukun Haji Yang Wajib Diketahui Sesuai Syariat Islam. Semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat ketika akan menjalankan ibadah haji.