Surat Al Baqarah Ayat 183

Bacaan Surat Al Baqarah Ayat 183 Lengkap Makna dan Isi Kandungan | Assalamualaikum wr.wb para sahabat. Pada topik kali ini Satudoa.com akan membagikan bacaan dari surat Al qur’an yang berisikan tentang kewajiban puasa Ramadhan yakni Surat Al-Baqarah ayat 183.

Bagi sahabat yang susah memahami dalam bahasa arab, jangan khawatir, kami juga sudah menyiapkan bacaan latin yang mudah untuk sahabat pahami. Selain bacaan, admin akan rangkum secara lengkap makna dari surat serta isi kandungan dari surat Al Baqarah ini .Berikut ulasannya.

Surat Al Baqarah

Surat Al Baqarah 

Surat Al Baqarah adalah surah ke-2 dalam Al-Qur’an yang terdiri dari 286 ayat, 6.221 kata, dan 25.500 huruf dan tergolong surah Madaniyah.  Ini merupakan surah dengan jumlah ayat terbanyak dalam Al-Qur’an. Surah ini dinamai al-Baqarah yang artinya Sapi Betina sebab di dalam surah ini terdapat kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah kepada Bani Israil (ayat 67-74).

Surat ini juga dinamai Fustatul Qur’an (Puncak Al-Qur’an) karena memuat beberapa hukum yang tidak disebutkan dalam surah yang lain. Dinamai juga surah Alif Lam Mim karena ayat pertama di surah berisi tiga huruf arab yakni Alif, Lam, dan Mim. ( sumber:wikipedia )

Download Juga : Surat Yasin Mp3

Bacaan Surat Al Baqarah Ayat 183 Latin , Arab dan Artinya

Selain itu, surat Al Baqarah ini juga berisi tentang kewajiban puasa ramadhan yang teretara di dalam ayat 183-184 yang berbunyi :

Kaligrafi Surat Al Baqarah
Kaligrafi Surat Al Baqarah Ayat 183

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

” Yaa ayyuhal ladzina ammanu kutiba ‘alaikummussyiamu kamma kutiba ‘allaladzhiina min qoblikum la’alakum tattaquun”

Artinya : Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa atas kamu sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu sebagai orang yang bertaqwa.

Dikatakan demikian karena dalam ibadah Puasa Ramadan mengandung hikmah menyucikan tubuh dan mempersempit jalan-jalan syaithan( Setan ). Maksudnya agar umat islam terhidar dari setan  yang membisikan kepada manusia untuk berbuat maksiyat dan ingkar kepada perinatah Allah SWT

Melalui ayat ini Allah SWT, ber-Khitab kepada orang mukmin dari kalangan umat ini ( Umat Islam ) den memerintahkan kepada mereka( Umat Islam) untuk berpuasa, yaitu menhan diri dari makan dan minum serta bersenggama di siang hari dengan niat ikhlash mengahrap ridho Allah SWT.

Banyak sekali hikmah yang terkadung dalam melaksnakan ibadah puasa ramadan, yakni memberisihkan jiwa, mensucikan harta (melaui zakat fitrah) serta membebaskan darai endapan-endapan yang buruk bagi kesehatan tubuh dan akhlak-akhlak yang rendah atau akhlak buruk.

Baca Juga : Surat Al Falaq Ayat 1-5

Makna Surat Al-Baqarah Ayat 183

Menilik makna dan kandungan dari Surat Al Baqarah ayat 183 bisa dimulai dari penafsiran ayatnya itu sendiri. Sebagai contoh, pada ayat ini dimulai dengan menyerukan yaa ayyuhal ladziina aamanuu. Maka yang diseru hanyalah orang-orang yang memiliki iman.

Selanjutnya, dalam ayat tersebut juga dijelaskan mengenai kewajiban puasa tanpa menunjukkan siapa yang mewajibkannya. Hal ini berarti mencoba menjelaskan bahwa puasa sangat penting dan bermanfaat bagi manusia di muka bumi.

Kini menilik kata ash shiyam (الصيام) yang artinya adalah menahan diri. Ibnu Katsir menjelaskan bahwa maksudnya adalah menahan diri dari makan dan minum serta hubungan suami istri dengan niat ikhlas karena Allah SWT semata.

“Melalui ayat ini, Allah SWT ber-khitab kepada orang-orang mukmin dari kalangan umat ini dan memerintahkan mereka berpuasa,” kata Ibnu Katsir dalam tafsirnya.

Ibnu Katsir menambahkan, dalam puasa terkandung banyak hikmah yang bisa diteladani oleh umat muslim. Beberapa hikmah tersebut yakni, membersihkan jiwa, menyucikannya serta membebaskannya dari segala sesuatu yang buruk dan akhlak yang tidak terpuji.

Isi Kandungan Surat Al Baqarah Ayat 183

Dikutip dari Kitab Minhajul Muslim, perintah wajib puasa di bulan Ramadhan turun pada hari Senin bulan Sya’ban tahun kedua hijriyah. Umat Islam pun melaksanakan puasa di bulan Ramadhan untuk pertama kalinya.

Berdasarkan hadist riwayat Ahmad, Nabi Muhammad bersabda mengenai keutamaan berpuasa, yakni ibarat pelindung diri dari neraka. “Puasa adalah perisai dari neraka seperti perisai salah seorang dari kalian dari perang.”

Demikianlah Bacaan Surat Al Baqarah Ayat 183 Lengkap dengan Makna dan Isi Kandungan. Semoga artikel ini bermanfaat untuk para sahabat dalam memahami dari surat Al Baqarah ini. Mari kita laksanakan puasa di bulan ramadhan sesuai perintah Allah SWT agar kita terhindar dari siksa api neraka , amin .