Niat Sholat Ghaib

Bacaan Niat Sholat Ghaib | Pada artikel kali ini satudoa akan membagikan bacaan dari sholat Ghaib yang bisa kalian hafalkan dengan bahasa Arab dan juga latin.  Selain bacaan, tata cara melaksanakan solat ghaib juga akan di jelasakan disini yang sesuai dengan sunnah Rosululloh SAW.

Nah berikut ini adalah ulasan lengkap mengenai sholat ghaib , niat dan tata cara melaksanakannya yang diambil dari sumber-sumber terpercaya :

niat sholat gaib

Pengertian Sholat Ghaib

Shalat ghaib sendiri merupakan sholat yang di khususkan untuk janazah muslim yang berada atau meninggal di tempat yang jauh. Misal,telah terjadi bencana alam yang mengakibatkan meninggalnya saudara muslim kita yang berada di tempat yang jauh, maka kita sebagai umat muslim di sunnahkan untuk menyolatkan janazah dengan cara sholat ghaib.

Untuk melaksanakan sholat ghaib sendiri berbeda dengan sholat janazah, perbedan tersebut terdapat pada Niat nya saja. sedangkan untuk tata cara nya sama dengan sholat jenazah pada umumnya. Berikut ini satudoa.com sudah menyiapkan bacaan Niat sholat ghaib arab , latin lengkap dengan tata caranya.

Baca Juga : Niat Sholat Hajat

Niat Sholat Ghaib Jenazah

Dalam Sholat Ghaib dan Jenazah yang ditulis Ulil H menjelaskan, niat sholat gaib yang ditujukan kepada mayat yang diketahui dengan jelas identitas-nya maka bunyi niatnya adalah:

Niat Sholat Ghaib

# Niat shalat ghaib untuk jenazah laki-laki:

اُصَلِّى عَلَى اْلمَيِّتِ (فُلاَن) اْلغَائِبِ اَرْبَعَ تَكْبِيرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةِ اِمَامًا| مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Bacaan Latin

“Ushollii ‘alal mayyiti (sebut nama) al-ghaa-ibi arba’a takbiirootin fardho kifaayatin imaaman/ma’muuman lillaahi ta’aala.”

Artinya, “Saya niat shalat atas mayit (sebut nama) yang jauh empat kali takbir fardu kifayah, sebagai imam/makmum karena Allah Ta’ala.”

# Niat shalat ghaib untuk jenazah perempuan:

اُصَلِّى عَلَى الْمَيِّتَةِ (فُلاَن) اْلغَائِبِةِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةِ اِمَامًا| مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Bacaan Latin

” Ushollii ‘alal mayyitati (sebut nama) al-ghaa-ibati arba’a takbiirootin fardho kifaayatin imaaman/ma’muuman lillaahi ta’aala.”

Artinya, “Saya niat salat atas jenazah (sebut nama) yang jauh empat kali takbir fardu kifayah, sebagai imam/makmum karena Allah Ta’ala.”

Setelah niat, makmum mengikuti takbir sebanyak empat kali oleh imam shalat ghaib jika dilakukan secara berjamaah.

Tata Cara Sholat Ghaib

Seperti yang sudah di jelaskan di atas, bahwasannya bacaan dan tata cara melaksanakan sholat ghaib jenazah sama dengan sholat jenazah pada umumnya, yang mebedakan hanya niatnya saja.

1. Pertama Membaca empat takbir tanpa rukuk dan sujud.

2. Lalu Membaca surat al-fatihah setelah takbir pertama (takbiratul ihram) tanpa perlu didahului doa iftitah..

3. Kemudian takbir kedua membaca shalawat atas nabi atau shalawat pendek “allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad”.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

Bacaan Latin

” Allahumma shalli ‘ala sayyidinaa muhammad wa’ala aali sayyidinaa muhammad, kamaa shallayta ‘alaa sayyidinaa ibraahiim wa’alaa aali sayyidinaa ibraahiim wa baarik ‘alaa sayyidinaa muhammad wa’alaa aali sayyidinaa muhammad kamaa baarakta ‘alaa sayyidinaa ibraahiim wa ‘alaa aali sayyidina ibraahiim fil ‘aalamiina innaka khamiidum majiid.”

Artinya, “Ya Allah berilah (tambahkanlah) shalawat (sanjungan) kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi shalawat kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia.

Ya Allah, berilah (tambahkanlah) berkah kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi berkah kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia.”

4. Kemudian mendo’akan mayat setelah takbir ketiga yang berbunyi:

#Doa untuk mayit Laki -Laki sebagai berikut:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ

Bacaan Latin

” Allâhummaghfir lahu warhamhu wa ‘âfihi wa‘fu anhu wa akrim nuzulahu wa wassi’ madkhalahu waghsilhu bilmâ’i wats tsalji wal baradi, wa naqqihi minal khathâyâ kamâ naqaita ats-tsauba al-abyadh minad danasi, wa abdilhu dâran khairan min dârihi wa ahlan khairan min ahlihi wa zaujan khairan min zaujihi wa adkhilhu al-jannata wa a’idzhu min ‘adzâbil qabri wa min adzâbinnâr.”

#Doa untuk mayit perempuan sebagai berikut:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا وَأَكْرِمْ نُزُلَهَا وَوَسِّعْ مُدْخَلَهَا وَاغْسِلْهَا بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهَا مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهَا دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهَا وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهَا وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهَا وَأَدْخِلْهَا الْجَنَّةَ وَأَعِذْهَا مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ

Bacaan Latin

” Allohummaghfirlahu warhamhu wa’aafihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahu wawassi’ mudkholahu waghsilhu bil maa-i wats tsalji wal barod. Wa naqqihi minal khothooyaa kamaa naqqoitats tsaubal abyadho minad danas. Wa abdilhu daaron khoiron min daarihi wa ahlan khoiron min ahlihi wa zaujan khoiron min zaujihi wa adkhilhul jannata wa a’idzhu min ‘adzaabin qobri au min ‘adzaabin naar.”

Artinya, “Ya Allah, ampunilah dia (mayat), berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia (dari beberapa hal yang tidak disukai), maafkanlah dia dan tempatkanlah dia di tempat yang mulia, luaskanlah kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es. Bersihkanlah dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau mebersihkan baju putih dari kotoran. Berilah dia rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah keluarga yang lebih baik daripada keluarganya di dunia, istri yang lebih baik dari istrinya (atau suaminya) dan masukkan dia ke surga, jagalah dia dari siksa kubur dan neraka.”

5. Dan terakhir, setelah rakaat keempat disunnahkan membaca do’a sebelum salam.

#Doa setelah takbir keempat adalah sebagai berikut untuk mayit laki-laki:

اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَ اغْفِرْ لَنَا وَلَهُ

Bacaan Latin

” Allâhumma lâ tahrimnâ ajrahu wa la taftinna ba’dahu waghfir lanâ wa lahu.”

#Untuk mayit perempuan doanya sebagai berikut:

اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهَا وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهَا وَ اغْفِرْ لَنَا وَلَهَا

Bacaan Latin

” Allâhumma lâ tahrimnâ ajrahâ wa la taftinna ba’dahâ waghfir lanâ wa lahâ.”

Artinya, “Ya Allah, jangan haramkan kami dari pahalanya dan jangan beri fitnah (cobaan) bagi kami sepeninggalnya. Ampunilah kami dan ampunilah dia.”

Baca Juga : Niat Sholat Idul Fitri

Doa Setelah Sholat Ghaib Jenazah

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

اَللّٰهُمَّ صَلِّى عَلٰى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍوَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ. اَللّٰهُمَّ بِحَقِّ الْفَتِحَةِ.اِعْتِقْ رِقَابَنَاوَرِقَابَ هٰذَاالْمَيِّتِ (هٰذِهِ الْمَيِّتَتِ) مِنَ النَّارِ٣× اَللّٰهُمَّ اَنْزِلِ الرَّحْمَةَ وَالْمَغْفِرَةَعَلٰى هٰذَالْمَيِّتِ (هٰذِهِ الْمَيِّتَتِ) وَاجْعَلْ قَبْرَهٗ(هَا)رَوْضَةًمِنَ الْجَنَّةِ.وَلاَتَجْعَلْهُ لَهٗ (لَهَا) حُفْرَةًمِنَ النِّيْرَانِ.وَصَلَّى اللّٰهُ عَلٰى خَيْرِخَلْقِهٖ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍوَاٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ اَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُلِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Bacaan Latin

“Allahumma shallo’alaa muhammadin wa’alaa aali sayyidinaa muhammad. Allohumma bihaqqil faatihati i’tiq riqabanaa wariqaaba haadzal mayyiti(laki-laki)/mayyitati(perempuan) minal naari. Allahumma anzilirrahmata wal maghfirata alaa haadzihil mayyiti(laki-laki)/mayyitati(perempuan) waj’al qabrahu raudlatul minal jannati walaa tajalhu hufratan minan niraani, washallallaahu alaa khairi sayyidana muhammadin wa alaa allihi washahbihii ajma’iin, wal hamdu lillahirabbil aalamiin”.

Artinya : “Ya Allah, Berikan rahmat kepada Nabi Besar Muhammad SAW serta keluarga Nabi Muhammad SAW . Ya Allah, dengan berkahnya surah Al Fatihah, bebaskanlah dosa kami dan dosa mayat ini dari siksa api neraka (3 x).”

“Yaa Allah ya Tuhanku , berikanlah rahmat dan ampunan kepada mayat ini. Dan jadikanlah tempat kuburnya taman nyaman dari surga-Mu dan jangan Engkau menjadikan kuburnya itu jurang neraka. Semoga Allah memberi rahmat kepada semulia-mulia makhluk-Allah yaitu junjungan kami Nabi Muhammad  SAW dan keluarganya dan sahabat-sahabatnya sekalian. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.”

Demikianlah ulasan Bacaan Niat Sholat Ghaib Latin , Arab Lengkap dengan Tata Caranya, semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk para sahabat muslim di manapun berada. Jangan lupa untuk selalu mengunjungi Satudoa.com yang menyediakan kumpulan doa lengkap dan mengulasa sejarah islam.