Lafadz Surat At Tin Ayat 1-8 Arab, Latin,beserta Artinya

Lafadz Surat At Tin Ayat 1-8 Arab, Latin,beserta Artinya | Assalamualaikum wr.wb para sahabat. Pada artikel kali ini admin akan membagikan bacaan atau lafadz dari surat pendek al qur’an juz amma yakni Surat At Tin yang terdiri dari ayat 1-8.

Untuk memudahkan para sahabat dalam membaca , admin sudah menyediakan dalam bentuk tulisan arab, latin lengkap beserta artinya. Tidak hanya itu saja, admin juga menyediakan ulasan mengenai asbabun nuzul , makna, keutamaan dan juga isi kandungan dari surat At Tin.

Surat At Tin

AlQur’an Surat At Tin

Surat At Tin merupakan salah satu surah Makkiyyah, yaitu surah yang diturunkan di kota Mekkah atau sebelum Rasulullah ﷺ hijrah ke Madinah. Surah ini terdiri dari delapan ayat dan berada pada Juz 30 dan surah ke-95 dalam susunan mushaf Al Qur’an. Surat ini merupakan wahyu ke-28 yang diterima oleh Rasulullah ﷺ. Ia diturunkan sebelum surah Al-Buruj dan setelah Surah Quraisy. Tema pokok surah At-Tin adalah tentang manusia dan keniscayaan pembalasan dan ganjaran yang akan diterima di akhirat nanti. ( sumber : wikipedia )

Baca Juga : Surat Al Humazah Ayat 1-9

Lafadz Surat At Tin Ayat 1-8 Arab, Latin,beserta Artinya

Lafadz Arab

وَالتِّيْنِ وَالزَّيْتُوْنِۙ

Lafadz Latin Surat At Tin

“wat-tīni waz-zaitụn”

Artinya

“Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun,”

Lafadz Arab

وَطُوْرِ سِيْنِيْنَۙ

Lafadz Latin Surat At Tin

“wa ṭụri sīnīn”

Artinya

“demi gunung Sinai,”

Lafadz Arab

وَهٰذَا الْبَلَدِ الْاَمِيْنِۙ

Lafadz Latin Surat At Tin

“wa hāżal-baladil-amīn”

Artinya

“dan demi negeri (Mekah) yang aman ini.”

Lafadz Arab

لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ فِيْٓ اَحْسَنِ تَقْوِيْمٍۖ

Lafadz Latin Surat At Tin

“laqad khalaqnal-insāna fī aḥsani taqwīm”

Artinya

“Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya,”

Lafadz Arab

ثُمَّ رَدَدْنٰهُ اَسْفَلَ سَافِلِيْنَۙ

Lafadz Latin Surat At Tin

“ṡumma radadnāhu asfala sāfilīn”

Artinya

“kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya,”

Lafadz Arab

اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَلَهُمْ اَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُوْنٍۗ

Lafadz Latin Surat At Tin

“illallażīna āmanụ wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti fa lahum ajrun gairu mamnụn”

Artinya

“kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan; maka mereka akan mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya.”

Lafadz Arab

فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعْدُ بِالدِّيْنِۗ

Lafadz Latin Surat At Tin

“fa mā yukażżibuka ba’du bid-dīn”

Artinya

“Maka apa yang menyebabkan (mereka) mendustakanmu (tentang) hari pembalasan setelah (adanya keterangan-keterangan) itu?”

Lafadz Arab

اَلَيْسَ اللّٰهُ بِاَحْكَمِ الْحٰكِمِيْنَ

Lafadz Latin Surat At Tin

“a laisallāhu bi`aḥkamil-ḥākimīn”

Artinya

” Bukankah Allah hakim yang paling adil?”

Asbabun Nuzul Surat At Tin

Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dari al-‘Aufi yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas bahwa firman Allah at-Tiin ayat 5 “kemudian Kami kembalikan Dia ke tempat yang serendah-rendahnya” mengandung arti dikembalikan ke tingkat pikun (seperti bayi lagi).

Sehubungan dengan hal ini, Rasulullah saw pernah ditanya tentang kedudukan orang-orang pikun. Maka Allah menurunkan ayat selanjutnya (at-Tiin ayat 6), yang menegaskan bahwa mereka yang beriman dan beramal sholeh sebelum pikun, akan mendapat pahala yang tiada putus-putusnya.

Baca Juga : Surat Al Ashr Ayat 1-3

Makna dan Isi Kandungan Surat At Tin

Surah at-Tin ialah urutan surah yang ke-95 dalam Al-Qur’an, yang terdiri atas delapan ayat dan termasuk surah makiyah (surah yang diturunkan di kota Mekah). Dalam surah ini, Allah bersumpah dengan empat hal, yakni:

  • Demi buah tin
  • Demi buah zaitun
  • Untuk Bukit Sinai
  • Untuk kota Mekah yang aman

Para ulama tafsir mengatakan bahwa yang dimaksud dengan surah at-Tin ialah tempat tinggal Nabi Nuh a.s. di Damaskus yang banyak ditumbuhi pohon tin, sedangkan zaitun ialah tempat tinggalnya Nabi Isa a.s. di Baitulmukadas yang banyak ditumbuhi buah zaitun.

Bukit sinai ialah tempat Nabi Musa a.s. menerima wahyu dari Allah, letaknya persis berada di luar tembok Yerusalem, sedangkan kota Mekah yang aman ialah Mekah al-Mukaramah. Kota ini sejak zaman jahiliah sampai sekarang tetap terjaga dan terpelihara kesuciannya. Selain itu, Mekah adalah tempat pertama kali Nabi Muhammad saw. menerima wahyu.

Sumpah Allah SWT

Allah swt. bersumpah dengan keempat nama tersebut karena tempat itu ialah lokasi para nabi yang telah gigih memperjuangkan agama Allah dengan penuh kesabaran, ketabahan dan ketawakalan. Meskipun dalam berdakwah mereka mendapatkan tantangan, hambatan dan rintangan, namun mereka tidak pantang menyerah.

Ole karena itu, mereka digelari dengan sebutan Ulul azmi, artinya mereka yang memiliki kemauan keras. Mereka ialah Nabi Nuh a.s., Nabi Ibrahim a.s., Nabi Musa a.s., Nabi Isa a.s. dan Nabi Muhammad saw..

Manusia diciptakan oleh Allah swt. dalam bentuk yang sempurna jika dibandingkan dengan makhluk lain, karena manusia mempunyai akal dan nafsu. Dengan akalnya, manusia dapat mengontrol emosi sehingga mereka akan hidup dalam ketenteraman dan kerukunan.

Di samping itu. Allah mengangkat derajat kemulian kepada manusia dengan beberapa kelebihan, diantaranya diberikan kemampuan untuk memperoleh penghidupan, baik dari daratan maupun dari lautan.

Sebaliknya, dengan nafsunya manusia akan bertindak sewenang-wenang tidak mempunyai aturan dalam hidupnya persis layaknya hewan. Padahal, yang membedakan antara manusia dan hewan adalah akalnya. Dengan potensi manusia diberi tugas oleh Allah swt., yakni untuk beribadah, tetapi jika manusia tidak menerima potensi berarti dia telah menempatkan diri dalam potensi hewani.

Jika manusia sudah mengikuti hawa nafsunya dan tidak mau menerima tuntunan yang telah diajarkan oleh Allah swt. melalui Rasulullah saw., ia akan menjadi makhluk yang paling rendah, bahkan lebih rendah dari hewan.

Agar kita tidak terjerumus kepada perbuatan nafsu, sebaiknya bentengi diri kita dengan keimanan dan berbuat baiklah kepada orang tua, guru dan teman serta iringi perbuatan itu dengan keikhlasan karena Allah.

Makna Yang Terkandung

Setelah kita membaca dan memahami Al-Qur’an surah at-Tin, kita dapat mengetahui makna yang terkandung di dalamnya, antara lain:

Kita dapat mengetahui sumpah Allah kepada empat nama tersebut. Keempat nama tersebut ialah lokasi para nabi yang telah gigih memperjuangkan agama Allah dengan penuh kesabaran, ketabahan dan ketawakalan. Meskipun mereka dapat rintangan, hambatan dan tantangan yang menghalanginya.

Kita akan bersyukur kepada Allah karena Dia yang telah menciptakan manusia dengan penciptaan yang paling sempurna. Di balik kesempurnaanya, Allah telah memberikan dua potensi, yakni akal dan nafsu.

Kita akan mengontrol diri dari perbuatan keji dan mungkar, serta akan tetap memelihara iman dalam hati dan merealisasikannya dalam bentuk amal saleh, dengan harapan supaya Allah tidak mengembalikan kita ke tempat yang hina (neraka).

Kita tidak pantas mendustakan hari pembalasan, karena pada hari itu sudah pasti setiap manusia haru mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan Allah swt..

Baca Juga : Surat Al Baqarah Ayat 183

Keutamaan Surat At Tin

  • Keutamaan Nabi Ulul ‘Azmi yang disebut dalam surat ini yaitu Nabi ‘Isa, Nabi Musa, dan Nabi Muhammad ‘alaihimush sholaatu was salaam.
  • Buah tiin dan zaitun memiliki banyak manfaat, dianjurkan untuk menanamnya.
  • Kota Makkah adalah kota yang mulia dan penuh rasa aman.
  • Allah memuliakan manusia dengan menciptakannya dalam bentuk yang sebaik-baiknya.
  • Allah memuliakan seorang muslim, ketika ia dipanjangkan umurnya, sewaktu ia berada di usia senja, tetap amalannya
  • dicatat seperti ia muda. Allah terus memberikannya kebaikan dan menjauhkan darinya kejelekan.

Demikianlah ulasan Lafadz Surat At Tin Ayat 1-8 Arab, Latin,beserta Artinya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk para sahabat Satudoa.com. Semoga kita selalu terhindar dari perbuatan keji dan munkar. Wallahu a’lam bish shawab.