Lafadz Surat Al Zalzalah Ayat 1-8 Arab, Latin, Arti dan Isi Kandungan

Lafadz Surat Al Zalzalah Ayat 1-8 Arab, Latin, Arti dan Isi Kandungan | Assalamualaikum wr.wb para sahabat Satudoa.com. Semoga di hari ini kita selalu dalam lindungan Allah SWT. Pada artikel kali ini admin akan membagikan bacaan atau lafadz dari surat pendek Al qur’an juz amma yakni Surat Al Zalzalah yang berjumlah 8 ayat.

Untuk melengkapi artikel kali ini, admin akan memberikan lafadz dalam bentuk tulisan arab ,latin, arti sekaligus mengulas mengenai asbabun nuzul, keutamaan , isi kandungan dan lain sebagainya. Dan untuk mempersingkat waktu, berikut ini ulasan lengkapnya.

Surat Al Zalzalah

Al Qur’an Surat Al Zalzalah

Surah Al-Zalzalah atau dalam bahasa Arab:( الزلزلة) adalah surat ke-99 dalam Al-Qur’an. Surat ini terdiri atas 8 ayat dan tergolong pada surat Madaniyah lantaran Al-Zalzalah di turunkan di kota Madinnah . Surat ini diturunkan setelah surah An-Nisa’. Nama Az-Zalzalah diambil dari kata Zilzaal yang berarti ‘goncangan’ dan terdapat pada ayat pertama surat ini. (sumber : wikipedia )

Mayoritas ulama berpendapat bahwa surat ini termasuk surat makkiyah. Termasuk Ibnu Katsir, Sayyid Qutb dan Buya Hamka. Namun ada pula sebagian ulama yang berpendapat bahwa surat ini madaniyah. Khususnya ayat 7 – 8. Di antaranya adalah Syaikh Wahbah Az Zuhaili.

Dalam Tafsir Al Munir, Syaikh Wahbah Az Zuhaili menyebutkan asbabun nuzul Surat Al Zalzalah. Yang menerangkan Bahwa orang-orang kafir bertanya tentang hari kiamat dan hari perhitungan. Oleh karena itu, Allah Subhanahu wa Ta’ala menurunkan surat ini. Menjelaskan kepada mereka tentang tanda-tanda hari kiamat agar mereka mengetahui bahwa hari kiamat itu hanya Allah yang tahu kapan datangnya.

Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu mengatakan terkait turunnya surat ini. “Idza Zulzilat turun sementara saat itu Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu sedang duduk menangis.”

Baca Juga : Lafadz Doa Iftitah Sesuai Sunnah

Lafadz Surat Al Zalzalah Ayat 1-8 Arab, Latin, Artinya

lafadz Surat Al Zalzalah

اِذَا زُلْزِلَتِ الْاَرْضُ زِلْزَالَهَاۙبِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Lafadz Latin : iżā zulzilatil-arḍu zilzālahā

Artinya : Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat,

وَاَخْرَجَتِ الْاَرْضُ اَثْقَالَهَاۙ

Lafadz Latin : wa akhrajatil-arḍu aṡqālahā

Artinya : dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya,

وَقَالَ الْاِنْسَانُ مَا لَهَاۚ

Lafadz Latin : wa qālal-insānu mā lahā

Artinya : Dan manusia bertanya, “Apa yang terjadi pada bumi ini?”

يَوْمَىِٕذٍ تُحَدِّثُ اَخْبَارَهَاۙ

Lafadz Latin :yauma`iżin tuḥaddiṡu akhbārahā

Artinya : Pada hari itu bumi menyampaikan beritanya,

بِاَنَّ رَبَّكَ اَوْحٰى لَهَاۗ

Lafadz Latin : bi`anna rabbaka auḥā lahā

Artinya : karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) padanya.

يَوْمَىِٕذٍ يَّصْدُرُ النَّاسُ اَشْتَاتًا ەۙ لِّيُرَوْا اَعْمَالَهُمْۗ

Lafadz Latin : yauma`iżiy yaṣdurun-nāsu asytātal liyurau a’mālahum

Artinya : Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan berkelompok-kelompok, untuk diperlihatkan kepada mereka (balasan) semua perbuatannya.

فَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَّرَهٗۚ

Lafadz Latin : fa may ya’mal miṡqāla żarratin khairay yarah

Artinya : Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya,

رًّا يَّرَهٗ

Lafadz Latin : wa may ya’mal miṡqāla żarratin syarray yarah

Artinya : dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.

Baca Juga : Surat Al Qadr Ayat 1-5

Asbabun Nuzul

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Sa’id bin Jubair bahwa ketika turun ayat 8 al-Insan (dan mereka member makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan), kaum Muslimin menganggap bahwa orang yang bersedekah sedikit  tidak akan memperoleh pahala;

Orang yang berbuat dosa kecil, seperti berbohong, mengumpat, mencuri penglihatan, dan sebagainya tidak bercela; serta menganggap bahwa ancaman neraka dari Allah hanya disediakan bagi orang-orang yang berbuat dosa besar. Maka turunlah Surat Al Zalzalah  Ayat 7-8 sebagai bantahan terhadap anggapan mereka itu.

Keutamaan

Imam Qurthubi menyampaikan bahw ada 3 surat dalam al quran yang membacanya beberapa kali sama dengan membaca seluruh al Quran yang diberikan kepada 3 surat yaitu: Al Zalzalah (surat ke 99), Al Kafirun (surat ke 109) dan Al Ikhlash (surat ke 112):

Imam Tirmidzi meriwayatkan dari Anas bin Malik, ia berkata bahwa, Nabi Saw bersabda :

Barang siapa membaca surat Idza Zulzilat, maka baginya sama dengan setengah Al Quran, barang siapa membaca Qul ya ayyuhal kafirun, maka baginya sama dengan seperempat Al Quran dan barang siapa membaca Qul Huawallahu Ahad maka baginya sama dengan sepertiga Al Quran.

Dari Abdullah bin Amr bin Ash bahwa seorang lelalki datang kepada Rasulullah Saw, lalu berkata: Bacakanlah untukku wahai Rasulullah : Lalu Rasulullah Saw bersabda:

Bacalah tiga surat yang mempunyai Alif Lam Ra, Laki-laki itu berkata: Usiaku sudah lanjut dan lidahku pun telah berat. Rasulullah Saw bersabda lagi: Bacalah surat yang mempunyai Sabbaha. Laki-laki itupun mengucapkan demikian.

Namun wahai Rasulullah, bacakanlah untukku surat yang sudah menghimpun semuanya, lalu aku membacanya, Rasulullah Saw bersabda: Apabila bumi telah diguncangkan dengan goncangannya yang dahsyat…sampai akhirnya: Barang siapa membaca kebaikan sebesar biji sawi, niscaya ia melihatnya. Dan barang siapa beramal keburukan sebesar biji sawi, niscaya ia melihatnya (Surat Al Zalzalah).

Lalu orang itu berkata : Demi dzat yang mengutusmu, dengan membewa kebenaran sebagai Nabi, aku tak perduli, aku tidak menambahnya sampai aku bertemu  dengan Allah Azza wa jalla…dan disebutkan kelanjutan hadisnya, didalamnya disebutkan Rasulullah Saw bersabda: Laki-laki ini telah beruntung .

Baca Juga : Surat Al Bayyinah Ayat 1-8

Isi Kandungan Surat Al Zalzalah

Berikut ini isi kandungan surat Al Zalzalah yang kami sarikan dari sejumlah tafsir. Yakni Tafsir Al Qur’anil ‘Adhim karya Ibnu Katsir, Tafsir Al Munir karya Syaikh Wahbah Az Zuhaili, Tafsir Fi Zilalil Quran karya Sayyid Qutb dan Tafsir Al Azhar karya Buya Hamka. Juga Awwal Marrah at-Tadabbar al-Qur’an karya Syaikh Adil Muhammad Khalil dan Khawatir Qur’aniyah karya Syaikh Amru Khalid.

1. Surat Al Zalzalah berbicara tentang kondisi mencekam hari kiamat. Betapa dahsyatnya saat hari itu datang.

2. Di antara tanda tibanya hari kiamat, bumi berguncang dengan guncangan yang sangat keras dan gempa melanda sedahsyat-dahsyatnya.

3. Begitu hebatnya guncangan bumi hingga keluarlah semua isinya baik jasad-jasad makhluk yang terkubur maupun barang tambang.

4. Begitu dahsyatnya bumi berguncang, hingga semua manusia penasaran dan keheranan.

5. Pada hari kiamat, bumi akan menceritakan beritanya. Menjadi saksi atas kebaikan dan keburukan yang dilakukan oleh manusia.

6. Setelah manusia dibangkitkan dari kubur, mereka akan menuju yaumil mahsyar untuk dihisab. Setelah dihisab, manusia akan tercerai berai dalam kondisi bermacam-macam; ada yang bahagia, ada yang celaka.

7. Setiap amal kebaikan, sekecil apapun, akan ada balasannya.

8. Demikian pula amal keburukan, sekecil apapun, akan ada balasannya.

Demikian Lafadz Surat Al Zalzalah Ayat 1-8 Arab, Latin, Arti dan Isi Kandungan . Semoga Allah membimbing kita untuk memperbanyak amal kebaikan dan menghindari keburukan, sekecil apa pun itu. Wallahu a’lam bish shawab. Sampai ketemu pada topik selanjutnya di Satudoa.com