Lafadz Doa Iftitah Panjang , Pendek dan Artinya Sesuai Sunnah

Kumpulan Lafadz Doa Iftitah Panjang , Pendek dan Artinya Sesuai Sunnah | Assalamualaikum wr.wb para sahabat setia Satudoa.com. Pada artikel kali ini admin akan membagikan kumpulan lafadz doa Iftitah dari yang panjang , pendek dari setiap aliran seperti NU , Muhammadiyah dan lain sebagainya semua ada disni . Semuanya admin rangkum secara lengkap dengan tulisan arab , latin , dan artinya sesuai sunnah Rosululloh SAW. Mari kita simak ulasannya secara lengkap.

doa iftitah

Doa Iftitah

Doa Iftitah (bahasa Arab: دعاء الافتتاح) adalah doa yang dinukilkan oleh Muhammad bin Utsman Amri, salah satu wakil khusus Imam Zaman afs. Kaum Syiah membaca doa ini pada malam-malam bulan Ramadhan. Doa Iftitah berisi pengetahuan-pengetahuan tingkat tinggi mengenai pengenalan Tuhan.

Beberapa ulama telah menulis syarah atas doa ini. Frase terakhir doa ini mengisyaratkan akan tema-tema seperti: pengungkapan rasa suka cita atas berdirinya negara Islam yang berada dibawah naungan Imam Mahdi afs ketika beliau muncul, penjelasan tujuan negara Islam dan kewajiban kita terhadapnya.

Sebab musabab dinamai “Doa Iftitāh” karena doa ini diawali dengan Hamd (pujian) kepada Ilahi: اَللّهُمَّ اِنّی اَفْتَتِحُ الثَّنآءَ بِحَمْدِك Ya Allah, kubuka pujian dengan memuji-Mu. (sumber : wikipedia )

Hukum Membaca Doa Iftitah

Doa iftitah adalah doa yang dibaca ketika sholat, satu kali setelah takbiratul ihram dan sebelum ta’awudz membaca surat al fatihah. Adapun hukum membaca doa iftitah dalam sholat adalah sunnah. Berikut dalilnya.

“Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam setelah bertakbir ketika shalat, ia diam sejenak sebelum membaca ayat. Maka aku pun bertanya kepada beliau, wahai Rasulullah, kutebus engkau dengan ayah dan ibuku, aku melihatmu berdiam antara takbir dan bacaan ayat. Apa yang engkau baca ketika itu adalah:… (beliau menyebutkan doa istiftah)” (Muttafaqun ‘alaih)“

Lafadz Doa Iftitah Panjang , Pendek dan Artinya Sesuai Sunnah

Bahwa bacaan doa iftitah itu ada banyak macamnya, mau pilih yang mana yang penting semua bersumber dari petunjuk Nabi Muhammad SAW. Karena doa iftitah bagian dari rangkaian ibadah shalat. Sedangkan sholat sendiri harus merujuk dengan apa yang dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad Shallallahu‘alaihi wasalam.

Berikut ini admin akan paparkan doa iftitah yang biasa dibaca ketika dalam sholat. Terdapat dua versi yang paling umum dipakai oleh umat islam Indonesia. Sebagaimana penelitian dari Syaikh Muhammad Nashiruddin al-albani rahimahullah terhadap dalil-dalil tentang doa iftitah ini. Berikut lafadz bacaan bahasa arab dan tulisan  latin dan juga artinya sesuai Sunnah.

1. Lafadz Doa Iftitah Panjang ( NU )

Lafadz Arab

اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Lafadz Latin

“Allaahumma Baa’id Bainii Wa Baina Khathaayaaya Kamaa Baa’adta bainal Masyriqi Wal Maghrib. Allaahumma Naqqinii Minal Khathaayaa Kamaa Yunaqqats Tsaubul Abyadlu Minad Danas. Allaahummaghsil Khathaayaaya Bil maa-i Wats Tsalji Wal Barad”

Artinya

“Ya Allah, jauhkanlah aku dari kesalahan dan dosa-dosaku sebagaimana engkau jauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahan dan dosa-dosaku sebagaimana bersihnya pakaian putih dari kotoran. Ya Allah cucilah aku dari dosa-dosaku dengan air, salju dan embun.”

2. Lafadz Doa Iftitah Panjang ( Muhammadiyah)

Lafadz Arab

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ، كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنَ الخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالبَرَدِ

Lafadz Latin

” Allahumma baaid bainii wa baina  khothoyaaya kamaa baatdta baiinal masyriki wal magrhribi, Allahumma naqinii min khothooyaa kama yunaqqos tahubul abtyaddhzu minad danas. Allahummaghsil khothoyaaya bilmaai watsalji wal barad.”

Artinya

“Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahan ku sebagaimana Engkau telah menjauhkan antara timur dan barat. Ya  Tuhanku , sucikan lah kesalahanku sebagaimana pakaian yang putih disucikan dari kotoran. Ya Allah, cucilah kesalahanku dengan air, salju, dan air dingin”

3. Lafadz Doa Iftitah Panjang (Rabba Jibril)

Lafadz Arab

اللَّهُمَّ رَبَّ جِبْرِيلَ وَمِيكَائِيلَ وَإِسْرَافِيلَ فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ أَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ، اهْدِنِي لِمَا اخْتُلِفَ فِيهِ مِنَ الْحَقِّ بِإِذْنِكَ إِنَّكَ أَنْتَ تَهْدِي مَنْ تَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

Lafadz Latin

“Allahumma Rabba Jibriilaa Wa Miikaaiila, Wa Israafiila Faa Thirassama Waati Wal Ardhi, ‘Aalimalghoibi Wasyahaadati Anta Tahkumu Baina ‘Ibaadika Fiimaa Kaanuu Fiihi Yakhtalifuuna. Ihdinii Limaakh Tulifa Fiihi Minal Haqqi Bi Idznika Innaka Tahdii Mantasyaa‘u Ilashiraathimmustaqiim.”

Artinya

“Ya Allah, Tuhannya Jibril, Mikail, dan Israfil. Sebagai Pencipta langit dan bumi. Yang Maha Mengetahui yaitu Mengetahui yang gaib dan yang nampak.

Ya Allah, yang memutuskan diantara hamba-Mu terhadap apa yang mereka pertengkarkan. Berilahlah petunjuk kepada kami untuk menggapai kebenaran yang diperselisihan dengan izin-Mu.

Sesungguhnya Engkau Maha Memberi petunjuk kepada siapa saja yang Engkau kehendaki menuju jalan yang lurus.”

4. Lafadz Doa Iftitah Panjang (Tahajud)

Lafadz Arab

اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ،
اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

Lafadz Latin

“Allahumma Lakal Hamdu Anta Nuurus Samaa Waa Ti Wal Ardhi Wa Man Fiihini, Walakalhamdu Anta Khaiyimus Samaa Waa Ti Wal Ardhi Wa Man Fiihini, Walakal Hamdu Anta Rabbussamaa Wa Ti Wal Ardhi Wa Man Fiinhi, Antal Hakka, Wawa’dukal Hakka, Wa Khaulukal Hakka, Walikhaa’ukal Hakka, Wal Jannati Hakka, Wannaru Hakka Wassa’attu Hakka”

“Allahumma Laka Aslamtu, Wabika Amantu, Wa’alaika Tawakaltu, Wailaika Anabtu, Wabika Khaatsamtu, Wailaika Khakamtu. Faagfirli Lii Maa Khadamtu Wamaa Akhartu, Wamaa Asrartu Wamaa Aghlanthu, Antalmukhadmu Wa Antal Muuharu, Anta Ilaahii Laa illaa Anta.”

Artinya

“Ya Allah, hanya kepada-Mu segala puji, Engkaulah cahaya langit dan bumi serta sapa saja yang ada di sana. Hanya kepada-Mu segala puji, Engkaulah yang mengatur langit dan bumi serta apa saja yang ada di sana.

Hanya kepada-Mu segala puji, Engkaulah pencipta langit dan bumi serta apa saja yang ada di sana. Engkaulah yang Maha benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, pertemuan dengan-Mu benar. Surga itu benar, neraka itu benar, dan kiamat itu benar.

Ya Allah, hanya kepada-Mu aku berserah diri, hanya kepada-Mu aku beriman, hanya kepada-Mu aku bertawakkal, hanya kepada-Mu aku bertaubat, hanya dengan petunjuk-Mu aku berdebat, hanya kepada-Mu aku memohon keputusan.

Karena itu, ampunilah aku atas kesalahan dan dosa-dosaku yang telah lewat dan yang akan datang, yang kulakukan sembunyi-sembunyi maupun yang kulakukan terang-terangan.

Engkaulah yang paling awal dan yang paling akhir. Engkaulah Tuhanku. Tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau.”

5. Lafadz Doa Iftitah Pendek

Lafadz Arab

الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ

Lafadz Latin

“Alhamdulillaahi Hamdan Katsiiron Thayyiban mubaarakan fiihi”

Artinya

“Segala puji untuk Allah dengan pujian yang banyak, baik dan penuh berkah.”

Keutamaan Bacaan Doa Iftitah

Sangat disarankan bagi semua umat muslim untuk mengerti dan memahami arti sebuah doa termasuk doa iftitah.

Hal ini bertujuan agar dengan kita mengerti maknanya, melantunkan doa akan jauh lebih meresap dan menghayati. Berikut ini adalah beberapa keutamaan dari bacaan doa iftitah, diantaranya adalah :

1. Bentuk Pujian Bagi Allah

Bacaan doa iftitah mengandung banyak sekali kalimat memuja dan memuji Allah yang Maha Esa. Menunjukkan bagaimana keindahan dan kekuasaan Allah atas apa yang ada di langit dan di bumi.

Doa ini juga merupakan sebentuk pengakuan bahwa segala yang ada di langit dan di bumi adalah atas kekuasaan Allah.

2. Permohonan Ampunan

Doa iftitah juga berisi tentang bagaimana penghambaan diri seorang manusia kepada penciptanya, memohon ampunan atas segala dosa dan kesalahan yang telah diperbuat.

Doa Iftitah ini sebagai permohonan ampun dan harapan semoga Allah mengampuni segala dosa-dosa.

3. Wujud Penghambaan Diri

Mengapa doa ifititah ini disebut sebagai penghambaan diri?

Karena dalam beberapa buku tentang fiqih, doa iftitah juga disebut dengan doa tawajjuh.

Kata ini diambil dari doa “Inni wajjahtu wajhiya” yang artinya “Sesungguhnya aku menghadapkan wajahku” atau merupakan simbol dari penyerahan diri kepada Allah dalam setiap gerakan sholat.

4. Diangkatnya Doa oleh Malaikat

Sebuah hadist dari Anas bin Malik RA meriwayatkan bahwa Rasulullah mendengar seorang laki-laki membaca doa iftitah dan beliau melihat para malaikat beramai-ramai mengangkat doa tersebut ke hadapan Allah SWT.

5. Dibukanya Pintu Langit

Doa iftitah memiliki keutamaan tersendiri yaitu mampu membuka pintu langit supaya permohonan ampunan pada Allah dapat cepat tersampaikan.

Sejak melihat kautamaan doa iftitah inilah, maka Rasulullah tidak pernah melewatkan membaca doa ini dalam setiap sholatnya.

6. Mendapatkan Pahala Amalan Sunnah

Ini merupakan salah satu contoh amalan yang dikerjakan oleh Rasulullah. Doa iftitah menjadi sunnah yang barang siapa mengerjakannya, dia akan mendapatkan pahala dan dibukakannya pintu-pintu langit untuknya.

Isi Kandungan Doa Iftitah

1. Doa Iftitah dimulai dengan pujian kepada Allah dan berisi tentang permohonan kemampuan untuk memilih jalan yang benar dan persetujuan Ilahi, rahmat dan kemarahan kebijaksanaan Ilahi, perlunya memiliki rasa takut dan harapan, memperoleh taufik untuk beribadah yang dikaruniakan Allah kepada para hamba-Nya,

Ampunan bagi dosa-dosa para hamba-Nya, permohonan kelanggengan rahmat Allah, mengingat segala nikmat yang telah dilimpahkan oleh Allah, keabadian nikmat-nikmat Tuhan dan perlunya bertafakur atas nikmat-nikmat yang telah dianugerahkan oleh Allah.

2. Pada penggalan yang lainnya berisi tentang hikmah diakhirkan pengijabahan doa, takabur dan ketidakperhatian manusia kepada Allah, pentingnya kedekatan dan munajat kepada Allah dan isyarah terhadap pintu rahmat Ilahi yang selalu terbuka. Dalam doa ini dilantunkan: Ya Allah, janganlah Engkau mengabaikan hamba-Mu, janganlah Engaku tutup pintu rahmat baginya dan janganlah Engkau buat ia putus asa.

3. Doa penutup dari doa Iftitah yang sangat penting adalah pengungkapan kecintaan terhadap negara Islam yang berada di bawah naungan Hadhrat Waliyu Ashr Afs. Di samping itu, juga dijelaskan mengenai kewajiban kita terhadap negara Islam yang akan terbentuk, pentingnya mengambil pelajaran dari umat-umat terdahulu dan terkait tentang permasalahan bahwa Nabi Muhammad saw dan Para Imam Maksum merupakan nikmat yang paling penting bagi manusia.

Demikianlah ulasan mengenai Lafadz Doa Iftitah Panjang , Pendek dan Artinya Sesuai Sunnah . Kesemuanya Doa tersebut Insha Allah sahih, jadi tidak perlu saling menyalahkan. Kesemuanya dituntunkan oleh Nabi Muhammad Sallahu’alaihi wasalam. Wallahu A’lam Bishawab. Semoga artikel ini bermanfaat untuk para sahabat Satudoa.com.