Doa Turun Hujan

Lafadz Doa Ketika Turun Hujan Lebat dan Setelah Hujan Reda | Hujan merupakan salah satu karunia Allah SWT yang wajib kita syukuri. Dengan adanya air hujan, manusia, hewan dan tumbuhan dapat hidup di dunia. Apa jadinya jika tidak ada hujan ? Mungkin tidak akan ada kehidupan di dunia ini.

Sebagai tanda rasa syukur kita kepada Allah,  Rosululloh SAW menganjurkan kepada setiap umat muslim untuk membaca doa ketika turun hujan dan juga setelah hujan reda. Selain sebagai tanda syukur, dengan membaca doa ketika turun hujan, kita juga minta perlindungan dan permohonan kepada Allah untuk tidak memberikan hujan yang akan memusnahkan kita seperti banjir yang kini terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

doa turun hujan

Anjuran Membaca Doa Turun Hujan

Seperti diriwayatkan dalam sejumlah hadits , Rasulullah SAW memberikan tuntutan tentang doa saat turun hujan. Terdapat sejarah sehingga umat Islam dianjurkan membaca doa pada saat hujan turun, hujan disertai petir juga ketika hujan sedang berhenti.

Di Suatu hari, pada saat terjadi hujan lebat, wajah Rasulullah SAW yang biasanya cerah bersinar mendadak berubah. Wajah sang penghulu rasul yang lemah lembut itu mendadak pucat. Wajah putra Abdullah bin Abdul Muthalib itu akan kembali cerah bersinar setelah hujan reda.

Aisyah pernah bertanya kepada Rasulullah,””Ya Rasulullah, Jika terlihat awan mendung semua orang merasa gembira karena menandakan hujan akan turun, tapi mengapa Engkau justru terlihat ketakutan?”

Kepada sang istri , Rasulullah SAW pun menjawab, “Wahai Aisyah istriku , bagaimana aku dapat meyakini bahwa angin kencang dan awan mendung itu bukan mendatangkan adzab dari Allah? Kaum `Ad telah dibinasakan oleh angin topan. Ketika mereka melihat awan mendung, mereka gembira karena mengira akan segera turun hujan. Padahal bukan hujan, melainkan adzab Allah untuk membinasakan mereka.”

Baca Juga : Doa Masuk dan Keluar Rumah

Lafadz Doa Turun Hujan

doa turun hujan

اَللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا

“Allahumma shoyyibian naafi an”

Artinya : “Ya Allah Ya Tuhanku , turunkanlah hujan yang bermanfaat.” (HR.Bukhari).

Selain membaca doa saat turun hujan, kita juga di anjurkan untuk membaca doa kebaikan sesuai keinginan kita, karena saat hujan adalah salah satu waktu yang tepat untuk memanjatkan doa . Sesuai dengan sabda Rosululloh SAW yang berbunyi:

اُطْلُبُوا اسْتِجَابَةَ الدُّعَاءِ عِنْدَ ثَلَاثٍ : عِنْدَ الْتِقَاءِ الْجُيُوشِ ، وَإِقَامَةِ الصَّلَاةِ ، وَنُزُولِ الْغَيْثِ

Terdapat waktu doa yang mustajab pada tiga keadaan yaitu :

  1. Saat bertemunya dua pasukan (tantara yang bertempur).
  2. Saat menjelang shalat dilaksanakan,
  3. Ketika hujan turun.” (HR.Baihaqi).

Lafadz Doa Ketika Turun Hujan Lebat

Doa Ketika hujan lebat

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

“Allahumma haawalaina wa laa ’alaina. Allahumma ’alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.”

Arti : “Ya Allah Ya Tuhanku, Berikanlah hujan di sekitar kami, dan janganlah membinasakan kami. Ya Allah! Engkau turunkanlah hujan di atas gunung-gunung dan bukit-bukit, di lembah-lembah, dan tempat tumbuhnya pokok-pokok pepohonan.”

Lafadz Doa Ketika Hujan Reda ( Setelah Hujan )

setelah hujan

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ

“Muthrna bi Fadhlillaahi wa Rahmatihi.”

Artinya: “Kita diberikan hujan atas karunia dan rahmat-Nya.”

Hadits tentang hujan

Berikut beberapa hadits yang menjelaskan tentang hujan:

1. Hujan adalah rahmat dan berkah.

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, “Kami pernah kehujanan bersama Rasulullah SAW. Lalu beliau menyingkap bajunya hingga terguyur hujan. Kemudian kami berkata, “Wahai Nabiku, mengapa kau melakukan hal itu?” Lalu Rasulullah SAW bersabda,”Sebab hujan ini baru saja Allah ciptakan.”

2. Berwudhu dengan air hujan.

Dari Yazid bin Al Hadi, apabila air yang deras mengalir, Nabi SAW mengatakan:

“Ikutlah kalian bersama -Ku menuju air ini yang telah dijadikan Allah untuk untuk bersuci,” Lalu kami bersuci dengan air tersebut dan memuji Allah atas nikmat ini.

3. Tidak mencela atau mengeluh ketika hujan turun.

Dalam sebuah hadits qaudsi, Rasulullah bersabda, Allah Ta’ala berfirman:

“Manusia menyakiti-KU, ia mencaci maki masa (waktu), padahal Aku adalah pemilik dan pengatur masa, Akulah yang mengatur malam dan siang menjadi silih berganti.”

Rasulullah juga bersabda:

“Janganlah kamu mencaci maki angin”

Maka dari kedua hadits tersebut dapat disimpulkan bahwa menghina ciptaan-Nya sama dengan menghina Allah juga. Maka hindarilah mengeluh atau mencemooh makhluk-Nya atau masa seperti angin, hujan, dan lainnya.

4. Meyakini bahwa hanya Allah yang dapat mengatur turunnya hujan

Kita dilarang untuk menyakini adanya dzat selain Allah yang mampu menurunkan hujan atau memberhentikan hujan. Sebab hal itu merupakan bentuk dari sifat kufur. Sebagaimana dijelaskan dalam hadits:

“Di waktu pagi hari, di antara hamba-Ku terdapat hamba yang beriman kepada-Ku dan ada juga yang kafir.

Siapa yang berkata ‘Muthirna bi fadhillahi wa rohmatih’ (Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah), maka ialah yang beriman kepadaku dan kufur terhadap bintang-bintang.

Sedangkan yang berkata ‘Muthirna binnau kadza wa kadza'(Kami diberi hujan karena sebab bintang ini dan ini), maka ialah yang kufur kepadaku dan beriman pada bintang-bintang.”

Hujan adalah rahmat yang diciptakan oleh Allah SWT dan memberikan berkah kepada semua umat manusia . Maka bergembiralah ketika turun hujan. Seperti yang pernah di lakukan oleh Rosululloh ketika turun hujan. Beliau segera menyingkap baju dan membasahi tubuh dengan air hujan. Hal itupun mengundang tanda tanya dari para sahabatnya:
“Ya Rasulullah, mengapa engkau melakukan demikian?”
Lalu, Rasulullah bersabda, “Sebab, hujan baru saja diciptakan Allah Swt.” (HR.Muslim).

Namun terkadang kita sebagai manusia biasa takut dengan turun hujan yang sangat lebat . Apalagi Hujan diiringi dengan suara gemuruh petir yang menyambar, membuat kita semakin takut akan kedahsyatan kekuatan Allah SWT. Untuk itu kita sebagai manusia janganlah merasa paling kuat di antara lainnya , karena sesungguhnya kekuatan itu hanya milik Allah Semata.

Baca Juga : Doa Masuk dan Keluar Kamar Mandi

Amalan Ketika Hujan Turun

Tidak hanya di pahami, tapi doa-doa ketika hujan diatas harusnya diamalkan dalam kehidupan sehari-hari terutama ketika musim penghujan. Beberapa amalan yang perlu dilakukan saat hujan turun juga perlu untuk dilakukan dalam rangka menambah amal sholeh kita. Amalan yang dapat diamalkan diantaranya:

Mengambil berkah air hujan

Meskipun tidak sering diamalkan oleh kebanyakan orang, namun beberapa hadist menjelaskan bahwa Rosul pernah mengambil air hujan ketika hujan turun dalam rangka mengambil keberkahan yang diturunkan oleh Allah.

Riwayat tersebut disampaikan oleh Anas bin Malik RA yang berkata : “ Sesungguhnya kami pernah kehujanan bersama Rosul SAW lalu beliau menyikap bajunya sampai air hujan mengguyuri tubuhnya, para sahabat bertanya : “Wahai Rosul, mengapa engkau melakukan hal tersebut?” kemudian Rosululloh SAW bersabda :

Artinya : “Karena hujan adalah sesuatu yang baru diciptakan oleh Allah.”

Dapat ditarik kesimpulan bahwa hujan adalah sesuatu yang diturunkan oleh Allah dengan segala kerahmatan. Tindakan Rasul yang sengaja menghujani tubuhnya adalah salah satu tindakan yang menunjukkan Rasul mengambil rahmat tersebut.

ada pula sebuah dalil yang disampaikan oleh para ulama Syafiiyah bahwa untuk meniru Nabi dianjurkan untuk menyikap badan kecuali aurat saat awal turun hujan dengan tujuan agar mendapatkan keberkahan dari hujan yang diturunkan oleh Allah. Ibnu Abbas berkata :

Yang artinya : Rosululloh bersabda: “Ketika hujan sedang turun maka keluarlah pelana dan bajuku, bacalah surat yang ada dalam al-Qur’an beserta artinya. Air yang turun dari langit adalah air yang mengandung barokah.”

Berwudhu dengan air hujan

Meskipun jatuh dari langit, namun hukum dari air hujan adalah suci mensucikan yang mana sah jika dijadikan air untuk berwudhu. Ini adalah salah satu bukti bahwa Allah sangat memudahkan seluruh hambanya untuk berusaha berbuat kebaikan.

Air hujan juga bisa ditampung di suatu wadah untuk persediaan air bersih terutama jika berada di daerah yang sering mengalami kekeringan. Yazid bin Al Hadi berkata dari Rosululloh SAW ketika melihat hujan yang turun cukup lebat :

Yang berarti : “keluarlah pada air yang Allah berikan kepada manusia untuk bersuci.” Setelah itu manusia menggunakan air tersebut untuk bersuci dan memuji semua nikmat yang diberikan oleh Allah.

Tafakur Ketika Hujan Turun

Selain bersyukur, kita juga dianjurkan untuk bertafakur saat hujan deras sedang turun dari langit, bertafakur menjadikan kita sebagai manusia bisa lebih mudah mengingat segala hal yang dilimpahkan oleh Allah. Selain itu kita juga bisa menjadikan tafakur kita untuk menambah ilmu pengetahuan.

Contohnya secara ilmu pengetahuan bagaimana cara yang tepat hingga hujan bisa turun dari langit, apa yang membuat hujan turun, pada bulan apa musim hujan turun di daerah tropis, dan lain sebagainya. Dengan demikian ilmu pengetahuan bisa bertambah dan bisa dijadikan sebagai bahan penelitian.

Dilarang Mencela air hujan

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kita tidak boleh mencela hujan. Meskipun suatu saat karena hujan suatu daerah menjadi banjir, longsor, atau musibah lainnya namun kita dilarang untuk mencela semua itu. Pada dasarnya hujan adalah suatu nikmat yang diberikan oleh Allah kepada makhluk hidup dan untuk kehidupan alam semesta.

Perkataan adalah suatu doa, jika kita mengatakan hujan itu baik maka Allah akan mendatangkan rahmat kepada kita, sebaliknya jika kita mencela hujan maka Allah tidak segan-segan memberikan sebuah bencana kepada suatu kaum. Sebagaimana yang difirmankan oleh Allah :

Yang artinya : “Malaikat selalu mengawasi segala sesuatu yang diucapkan ataupun sesuatu yang tidak diucapkan.”

Jadi dilarang untuk mengolok sesuatu yang tidak kita sukai, Rosul SAW juga mengajarkan kepada kita bahwa tidak boleh mencela datangnya angin dan juga waktu, mencela hanya mendatangkan adzab tidak ada manfaatnya sama sekali kepada diri kita. Hujan adalah sesuatu yang berkah diturunkan oleh Allah kepada seluruh makhluk yang ada di bumi, bersyukur adalah sesuatu yang wajib untuk dilakukan

Itulah Lafadz Doa Ketika Turun Hujan Lebat dan Setelah Hujan, semoga kita termasuk dalam orang Orang yang selalu bersyukur atas nikmat Allah SWT seperti turunnya Hujan. Karena hujan memiliki manfaat untuk kita dan seluruh isi bumi ini .