Lafadz Doa Takziah Sewaktu Melayat Kerumah Duka Sesuai Sunnah

Lafadz Doa Takziah Sewaktu Melayat Kerumah Duka | Assalamualaikum wr.wb sahabat Satudoa.com? Semoga kalian selalu dalam lindungan-Nya, amin. Pada artikel kali ini admin akan mengulas mengenai doa Takziah sewaktu kita melayat kerumah duka. Setiap manusia pasti akan mengalami yang namanya mati atau meninggal, namun kita tidak tahu kapan dan dimana hal itu akan terjadi. Entah nanti,besok ataupun lusa.

Ketika kita mendengar ada salah satu anggota keluarga, ataupun tetangga yang meninggal dunia, maka kita dianjurkan untuk mengucapkan kalimat “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun” dan takziah kerumah duka sebagai rasa peduli, solidaritas dan juga diharapkan beban keluarga bisa sedikit berkurang. Dalam ajaran islam, Takziah berasal dari kata (العزاء), yang berarti membuat sabar. Maka kunjungan (ucapan) untuk menyatakan turut berduka cita atau belasungkawa untuk menghibur hati orang yang mendapat musibah.

Doa Takziah

Selain bisa menghibur hati orang yang mendapat musibah, bagi yang melakukan Takziah kematian dan ikut mengurus baik itu mayat laki laki ataupun wanita , ia akan mendapatklan pahala yang luar biasa dari Allah swt . Seperti yang tertera dalam hadist berikut ini:

مَنْ صَلَّى عَلَى جَنَازَةٍ وَلَمْ يَتْبَعْهَا فَلَهُ قِيرَاطٌ فَإِنْ تَبِعَهَا فَلَهُ قِيرَاطَانِ. قِيلَ وَمَا الْقِيرَاطَانِ قَالَ أَصْغَرُهُمَا مِثْلُ أُحُدٍ

” Barang siapa menyaksikan jenazah hingga ia disholatkan, maka ia memperolah dua qirath. Dan, barang siapa menyaksikannya hingga dimakamkan, ia memeperoleh satu qirath seperti Gunung Uhud. Dikatakan, ‘Apa dua qirath itu?’ Beliau bersabda, ‘Seumpama dua gunung yang besar.” (HR. Bukhari, Muslim, dan lainnya).

Nah bagi sahabat yang ingin melaksanakan takziah/melayat kerumah duka, berikut ini admin sudah menyiapkan doa Takziah lengkap dengan lafadz arab ,latin dan artinya.

Baca Juga : Doa Agar Hati Tenang

Lafadz Doa Takziah Arab , Latin dan Artinya

Lafadz Arab

إِنَّ لِلَّهِ مَا أَخَذَ، وَلَهُ مَا أَعْطَى وَكُلُّ شَيْءٍ عِنْدَهُ بِأَجَلٍ مُسَمَّى…فَلْتَصْبِرْ وَلْتَحْتَسِبْ

Lafadz Latin

“Inna Lillahi Maa Akhozha, walahu Maa A’thoo Wakullu Syai’in ‘Indahu Bi Ajalain Musamma…Faltashbir Walatahtasib.”

Artinya :

“Sesungguhnya bagi Allah, apa yang Dia ambil dan bagi-Nya juga apa yang Dia berikan. Segala sesuatu bagi-Nya ada memiliki masa-masa yang telah ditetapkan, hendaklah kamu bersabar dan mohon pahala (dari Allah).” (HR. Bukhari dan Muslim).

Kemudian dapat dilengkapi atau ditambahkan dengan doa takziah berikut.

Lafadz Arab

أعظم الله أجرك و أحسن عزاءك و غفر لميتك

Lafadz Latin

A’dlamallaahu ajraka wa ahsana ‘azaa’aka wa ghafaraka li mayyitika.

Artinya :

“Mudah-mudahan Allah membesarkan pahalamu, menghibur hatimu sebagus-bagusnya, dan memberi ampunan kepada keluargamu yang meninggal.”

Baca Juga : Doa Untuk Orang Tua

Adab Takziah Sesuai Sunnah Yang Harus Dipahami

Dalam Al-Adab fid Din, Imam Al Ghazali menjelaskan 4 (empat) adab takziah yang harus menjadi perhatian kita.

1. Menghindari hal yang tidak pantas atau tabu. Hal ini meliputi bersolek dan juga memakai pakaian yang mencolok ,glamor,seksi dan juga memakai banyak perhiasan. Perbuatan tersebut tentunya tidak sesuai dengan kondisi berkabung yang penuh dengan kesedihan. Bagaimanupun juga kita juga harus menjunjung azaz sopan dan kepatutan.

2. Saat melayat kerumah duka, kita dianjurtkan untuk menampakkan duka. Menampakkan duka disini bukan berarti kita harus menangis meraung raung meskipun kita tidak bisa menahan derai air mata. Yang patut kita lakukan adalan mengucapkan belasungkawa , memberikan ketabahan, support atas kehilangan orang terkasih mereka. setelah itu lakukan doa.

3 . Tidak boleh banyak berbicara. Dalam hal ini , keadaan duka baik itu seseorang yang meninggal dunia mendadak ataupun sakit bertahun tahun,banyak anggota keluarga yang ditinggalkan biasanya masih belum bisa mencerna dengan jernih apa yang terjadi. Pikiran mereka bisa jadi masih mencoba menyangkal kepergian orang tercinta.

Maka marilah kita memberi ‘ruang’ pada mereka untuk berduka lalu berdamai dengan takdir Allah. Mereka masih ingin memandangi wajah orang tercinta atau masih ingin memeluk jasad yang telah terbaring kaku. Mereka tak ingin banyak bicara. Maka janganlah kita terlalu banyak bertanya, berkata, atau bahkan tertawa terbahak-bahak. Hal itu akan sangat mengganggu.

Jangan sampai pula kesedihan membawa kita mengucapkan hal-hal yang tidak baik seperti “mengapa dia yang mati, mengapa bukan saya” atau “cabut saja nyawa saya, ya Allah…saya tidak sanggup hidup tanpanya”. Jangan main-main dengan apa yang kita ucapkan karena malaikat siap mengaminkannya.

4. Tidak boleh mengumbar senyum yang dapat menimbulkan ketidaksukaan. Sudah sangat jelas bahwasannnya senyum adalah perasaan seseorang yang sedang senang, gembira dan penuh kepuasan. Maka dari itu janganlah kita mengumbar senyum di saat suasana pennuh dengan air mata.

Meskipun senyum adalah suatu ibadah .Namun dalam suasana berkabung , janganlah mengumbar senyum karaenas itu akan membuat ketidak nyamanan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Demikianlah ulasan mengenai Lafadz Doa Takziah Sewaktu Melayat Kerumah Duka. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua. Marilah kita ringankan beban dari keluarga yang ditinggalkan dengan cara takziah / melayat agar mereka ikhlas dan tabah dalam menghadapi cobaan.