Lafadz Doa Sapu Jagat dan Keistimewaan Yang Terkandung di dalamnya

Lafadz Doa Sapu Jagat dan Keistimewaan Yang Terkandung di Dalamnya | Assalamualaikum wr.wb sahabat Satudoa.com. Pada kesempatan yang berbahagia ini admin akan membagikan lafadz dari doa yang paling banyak dibaca oleh Rasulullah SAW yakni doa sapu jagat.

Perlu sahabat ketahui bahwasannya doa sapujagat ini memiliki keistimewaan tersendiri dari doa doa lainnya . Lalu apa keistimewaanya ? Nah berikut ini ulasan lengkapnya.

doa sapu jagat

Doa Sapujagat

Disebut doa sapu jagat karena di dalamnya terkandung permohonan kebaikan di dunia dan akhirat. Kebaikan ini termasuk adalah kesehatan, rezeki, keberuntungan, keamanan, keridaan hingga semua hal yang baik-baik.

Doa sapujagat yang singkat dan kaya makna ini pula sering dilakukan oleh Rasulullah SAW.
Dari Aisyah ra berkata, “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menyukai doa-doa yang singkat dan padat maknanya, dan meninggalkan selain itu.”

Baca Juga : Doa Nurbuat

Lafadz Doa Sapu Jagat Arab , Latin dan Artinya

Berikut doa sapu jagat yang bisa sahabat lakukan.

lafadz

Lafadz Arab

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Lafadz Latin

Rabbanaa, aatinaa fid dunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa ‘adzaaban naar.

Artinya:

Ya Allah, berikan kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungilah kami dari siksa api neraka.

Dikutip dalam buku berjudul ‘SapuJagat Keberuntungan’ oleh Ahmad Mudzakir, S.Pd., M.Si, menyebutkan terkait doa sapu jagat yang sering dibaca Rasulullah SAW ini ada dalam sebuah hadits riwayat Imam Bukhari nomor 4522 dan hadits riwayat muslim nomor 2690.

Bukan semata-mata dari hadits. Dalam Al-qur’an pun juga disebutkan tentang doa kebaikan dunia dan akhirat ini. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 201 yang berbunyi:

وَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya: “Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka“.

Doa sapu jagat juga dianjurkan dibaca pada hari tasyrik yakni 11,12 dan 13 Dzulhijjah. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 203:

وَاذْكُرُوا اللَّهَ فِي أَيَّامٍ مَعْدُودَاتٍ ۚ فَمَنْ تَعَجَّلَ فِي يَوْمَيْنِ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ وَمَنْ تَأَخَّرَ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ ۚ لِمَنِ اتَّقَىٰ ۗ وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ

Artinya: “Dan berdzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang berbilang. Barangsiapa yang ingin cepat berangkat (dari Mina) sesudah dua hari, maka tiada dosa baginya. Dan barangsiapa yang ingin menangguhkan (keberangkatannya dari dua hari itu), maka tidak ada dosa pula baginya, bagi orang yang bertakwa. Dan bertakwalah kepada Allah, dan ketahuilah, bahwa kamu akan dikumpulkan kepada-Nya.”

Baca Juga : Doa Selamat

Keistimewaan Yang Terkandung Didalamnya

Ada banyak hal yang bisa memaknai arti kebaikan dalam doa sapujagat tersebut. Maka dari itulah yang menjadi keistimewaan dari doa tersebut. Selain itu, memohon kebaikan di akhiran juga menjadi salah satu keistimewaan dalam doa sapu jagat.

Dalam hal ini, kebaikan akhirat yang dimaksud adalah menjadi penghuni surga. Tentu tidak mudah untuk mewujudkan hal tersebut, tetapi dengan sering membaca dan mengamalkan, serta melakukan perbuatan-perbuatan baik di dunia, inshaallah akan diberikan kemudahaan untuk menuju surga. Meminta kebaikan di akhirat, tandanya sahabat juga ingin dijauhkan dari panasnya api neraka.

Doa sapu jagat juga memiliki anjuran untuk dibaca / wirid , yakni pada Hari Tasyrik 11, 12, dan 13 Zulhijjah.
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 203 yang artinya:

Dan berzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang berbilang. Barangsiapa yang ingin cepat berangkat (dari Mina) sesudah dua hari, maka tiada dosa baginya. Dan barangsiapa yang ingin menangguhkan (keberangkatannya dari dua hari itu), maka tidak ada dosa pula baginya, bagi orang yang bertakwa. Dan bertakwalah kepada Allah, dan ketahuilah, bahwa kamu akan dikumpulkan kepada-Nya.”

Cara Mengamalkan Doa Sapu Jagad

Jalankan puasa mutih selama 7 hari. Tidak diperbolehkan mengkonsumsi makanan yang mengandung nyawa. Lebih baik memakan nasi putih dengan air saja supaya lebih aman. Tidak diperkenankan memakan telur yang berasal dari nyawa.

Dihari terakhir atau hari ke 7, jalankan patigeni. Patigeni ini adalah tidak dibolehkan tidur sehari semalam (24 jam). Dari mulai terbit matahari sampai terbit matahari lagi di keesokan harinya.

Selama 7 hari itu, jalankan juga sholat malam. Dengan melakukan doa wirid 313 kali. Wirid yang dibaca.

Laa Tudrikuhul Ab Shaaru Wah Uwa Yudrikul Ab Shaara Wahuwal La Thiful Khabir.

Artinya : Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala penglihatan itu dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui. (Al-An’aam 103)

Setelah menjalankan tirakat diatas, dicukupkan untuk membaca 51 kali jika hendak memiliki hajat. Misalnya untuk mendapatkan jodoh, kerezekian atau yang lainnya.

Demikianlah ulasan mengenai Lafadz Doa Sapu Jagat dan Keistimewaan Yang Terkandung di dalamnya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk para sahabat Satudoa.com. Insyhaallah jika terus membaca dan mengamalkannya, sahabat dipermudah untuk mencapai kebaikan-kebaikan yang tersebut untuk mencapai surga-Nya. Amin.