Doa Qunut Subuh

Doa Qunut Sholat Subuh | Doa Qunut merupakan salah satu amalan doa yang di contohkan oleh Nabi Muhammad SAW .

Menurut pengertian, Kata Qunut berasal dari bahasa Arab yang memiliki arti berdiri lama, taat, khusu’, doa atau tunduk. Dan untuk lebih jelasnya, mari kita simak ulasan dari Doa Qunut Subuh ini secara lengkap.

doa qunut subuh

Sejarah Doa Qunut

Sejarah mengenai Doa Qunut dalam Islam sendiri berawal dari adanya pembantai’an (di Bi’r Ma’unah) 70 sahabat Rasulullah SAW yang merupakan ahli dalam membaca Alqur’an, yang kemudian hanya menyisakan satu saja yang hidup.

Pada saat itu Nabi Muhammad SAW merasa sangat sedih yang cukup mendalam karena terjadinya peristiwa tersebut. Kemudian Rosulullah mendoakan para sahabat dengan doa Qunut selama 1 bulan dengan harapan agar para pembunuh sahabatnya mendapat balasan dari Allah SWT.

Terdapat Hadis yang meriwayatkan bahwasannya Rosulullah pernah melaksanakan doa qunut (nazilah) selama satu bulan lamanya pada 5 waktu sholat (subuh, zuhur, ashar, maghrib, isya) lalu meninggalkannya (tidak lagi melakukan doa qunut saat itu).

Sedangkan doa qunut pada sholat subuh ada sebagian ulama yang mengatakan Rasulullah SAW tetap melakukan (meneruskan) sampai wafatnya dan sebagian mengatakan tidak dilakukan.

Baca Juga : Doa Qunut Nazilah

Bacaan Doa Qunut Subuh Arab , Latin dan Artinya

Berikut ini adalah bacaan doa qunut untuk Imam dan sendiri ( munfarid ):

Doa Qunut Untuk Imam

untuk imam

Bacaan Doa Qunut Subuh Arab

ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﻫْﺪِﻧَﺎ ﻓِﻴﻤَﻦْ ﻫَﺪَﻳْﺖَ. ﻭَﻋَﺎﻓِﻨَﺎ ﻓِﻴﻤَﻦْ ﻋَﺎﻓَﻴْﺖَ. ﻭَﺗَﻮَﻟَّﻨَﺎ ﻓِﻴﻤَﻦْ ﺗَﻮَﻟَّﻴْﺖَ . ﻭَﺑَﺎﺭِﻙْ ﻟَﻨَﺎ ﻓِﻴﻤَﺎ ﺃَﻋْﻄَﻴْﺖَ ﻭَﻗِﻨَﺎ ﺷَﺮَّ ﻣَﺎ ﻗَﻀَﻴْﺖَ. ﺇِﻧَّﻚَ ﺗَﻘْﻀِﻰ ﻭَﻻَ ﻳُﻘْﻀَﻰ ﻋَﻠَﻴْﻚَ . ﻭَﺇِﻧَّﻪُ ﻻَ ﻳَﺬِﻝُّ ﻣَﻦْ ﻭَﺍﻟَﻴْﺖَ. ﻭَﻻَ ﻳَﻌِﺰُّ ﻣَﻦْ ﻋَﺎﺩَﻳْﺖَ ﺗَﺒَﺎﺭَﻛْﺖَ ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻭَﺗَﻌَﺎﻟَﻴْﺖ

Bacaan Doa Qunut Subuh Latin

Allohummaa dinaa fiiman hadait, wa ‘aafinaa fiiman ‘aafait, wa tawallana fiiman tawallait, wa baariklanaa fiimaa a’thoit, wa qinaa syarro maa qodloit, innaka taqdli wa laa yuqdlo ‘alaik, wa innahu laa yadzillu maw waalait, wa laa ya’izzu man ‘aadait, tabaarokta wa ta’aalait. ‘

Arti Doa Qunut Subuh Bahasa Indonesia

“Ya Allah, berilah kami petunjuk sebagaimana orang yang telah Engkau beri petunjuk, berilah kami perlindungan sebagaimana orang yang Engkau lindungi, sayangilah kami sebagaimana orang yang telah Engkau sayangi, berikanlah berkah terhadap apapun yang telah Engkau berikan kepada kami, jauhkanlah kami dari kejelekan apa yang Engkau telah takdirkan, sesungguhnya Engkau yang menjatuhkan hukum dan tidak ada orang yang memberikan hukuman kepada-Mu, sesungguhnya orang yang Engkau bela tidak akan terhina, dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi, Mahasuci Engkau, wahai Rabb kami Yang Maha Tinggi.”

Doa Qunut Sendiri ( Munfarid )

untuk sendiri

Bacaan Doa Qunut Subuh Arab

اَللّٰهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ , وَعَافِنِي فِيْمَنْ عَافَيْتَ ,وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ ,وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ ,
وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ, وَإِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ , لاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ , تَبَارَكْت رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ ,
فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ ,أَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ ,وَصَلَّى اللّهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّم

Bacaan Doa Qunut Subuh Latin

“Allahummah dinii fii man hadait . Wa’aafinii fii man ‘aafaiit . Wa tawallanii fii man tawallaiit.Wa baarik lii fiimaa a’thaiit.Wa qinii syarramaa qadthaiit.Fa innaka taqdthii walaa yuqthdaa ‘alaiik.Wa innahu laa yadzillu man wãlaiit.Walaa ya’izzu man ‘aadaiit.Tabaa rakta rabbanaa wata ’aalaitFa lakal-hamdu ‘alaa maa qadhaiitAstaghfiruka wa atuubu ilaiik,wa shallallaahu ‘alaa sayyidina Muhammadinin-nabiyyil ummiyyi wa’alaa aalihii wa shahbihii wa sallam.”

Arti Doa Qunut Subuh Bahasa Indonesia

” Ya Allah tunjukkanlah saya sebagaimana mereka yang sudah Engkau berikan petunjuk.Dan kasihkanlah kesehatan kepadaku sebagaimana mereka yang Engkau sudah kasih kesehatan . Dan peliharalah aku sebagaimana orang yang telah Engkau pelihara . Dan berilah keberkahan bagiku pada segala apa yang Engkau sudah karuniakan . Dan lindungi aku dari segala bahaya kejahatan yang Engkau sudah pastikan . Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan kena hukum.

Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin . Dan tidak mulia orang yang mana Engkau memusuhinya . Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha tinggi Engkau. Maha bagi Engkau seluruh pujian di atas yang Engkau hukumkan . Aku memohon ampun dari Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau . (Dan semoga Allah) mencurahkan rahmat dan sejahtera ke atas junjungan kami Nabi kami Muhammad, keluarga dan sahabatnya.”

Baca Juga : Doa Setelah Adzan

Hukum Membaca Doa Qunut Subuh

Terdapat perbedaan pendapat mengenai Doa Qunut Sholat Subuh dari para ulama. Pertama adalah bahwa ada ulama yang mendukung pelaksanaan doa qunut subuh yang terbagi lagi menjadi beberapa pendapat yaitu mustahab, muakkadah dan wajib.

Namun terdapat beberapa pendapat dari kalangan yang menolak hukumnya terbagi menjadi bid’ah dan makruh. Dalil yang digunakan oleh ulama yang menolak sama, namun perbedaan terletak pada kesimpulan akhir.

Menurut hukum yang menyatakan bahwasannya Doa Qunut Subuh dari para ulama yakni;

1. Hukum Bid’ad

Terdapat pada Majma’ Al-Anhar jilid 2 hal. 129,  Para kalangan ulama yang menganggap doa qunut Bid’ah adalah mazab Al-Hanafiyah .

2. Hukum Makruh

Terdapat pada Syarah Muntaha Al-Iradat jilid 1 hal. 228, Kasysyaf Al-Qina jilid 1 hal. 493,  yang menganggap doa qunut subuh hukumnya makruh yaitu mazhab Al-Hanabilah .

3. Hukum Mustahab

Terdapat pada Al-Qawanin Al-Fiqhiyah hal. 66, Mawahibul Jalil jilid 1 hal. 539, Berpendapat bahwa doa qunut subuh hukumnya mustahab (dicintai) diutarakan oleh mazhab Al-Malikiyah .

4. Hukum Sunnah Muakkadah

Terdapat pada Al-Imam An-Nawawi, Al-Adzkar hal. 86 , Sunnah muakkadah merupakan amalan yang sangat dianjurkan (mendekati wajib).

Jika meninggalkan maka hukumnya dianjurkan melakukan sujud syahwi (sunnah ab’adh). Menyinggung hukum dari Sunnah Muakkadah pada doa qunut subuh disampaikan oleh mazhab Asy-Syafi’iyah .

5. Hukum Wajib

Terdapat pada Hasyiyatu Al-Banani ‘ala Az-Zarqani jilid 1 hal. 212 , Pendapat ini menyatakan bahwa orang yang tidak menyertakan doa qunut dalam sholat subuhnya maka sholatnya tidak sah yang diutarakan oleh Ali bin Ziyad.

Baca Juga : Doa Buka Puasa Ramadhan

Manfaat dan Keutamaan Doa Qunut Subuh

1. Memberikan Petunjuk

Pada bacaan doa qunut ada doa yang bunyinya “Allahummahdinii fii man hadaiit” yang memiliki arti permintaan seorang hamba kepada Allah agar diberikan petunjuk.

Klaimat atau lafadz tersebut bisa dianggap sebagai kata-kata tawasul, yaitu kata-kata yang mengartikan adanya suatu nikmat hidayah sama halnya seperti Allah SWT mengasihkan hidayahnya untuk hamba-Nya.

2. Mendapatkan Perlindungan

Terdapat penggalan kalimat di dalam doa qunut “Wa’aafinii fii man ‘afaiit” yang mempunyai makna “Kasihkanlah hamba keselamatan sebagaimana hamba Mu yang lain yang sudah diberikan keselamatan”

Kata kata itu menguatkan sebuah arti bahwa Allah SWT mengasih perlindungan kepada hambanya dengan mengasih keselamatan untuk hamba-Nya yang memohon.

Perlindungan yang diberikan oleh Allah SWT untuk hamba-Nya tidak hanya perlindungan dan keselamatan di dunia saja, akan tetapi pula keselamatan untuk di akhirat kelak.

3. Menghindarkan Dari Berbagai Penyakit

Terdapat penggalan kalimat “wa’aafini fii man hadaiit” yang bermakna memberi perlindungan berbentuk keselamatan. Kalimat tersebut yang bisa memberikan keselamatan misalnya mencegah hamba-Nya dari setiap jenis penyakit, baik itu penyakit hati atau penyakir rohani ataupun penyakit jasmani yang ada pada hamba-Nya.

Manfaat rajin membaca doa qunut dapat membuat umat manusia terhindar dari hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT, baik dari segi hawa nafsu ataupun dari harta benda serta tahta.

4. Memberikan Berkah Terhadap Nikmat yang Diberikan

Dalam penggalan doa qunut juga terda pat kalimat “wabaariklii fiimaa a’thoiit” yang memiliki arti “berkahilah kepada hamba apa yang telah Engkau beri.

Kalimat itu menunjukkan dan menjelaskan bahwa Allah SWT senantiasa menganugerahkan kebaikan berbentuk berkah untuk tiap hamba-Nya.

Sedikit atau banyaknya jumlah nikmat yang dberikan oleh Allah SWT untuk setiap hamba-Nya akan menjadi berkah tersendiri bagi hamba-Nya tersebut.

Demikianlah ulasan mengenai Doa Qunut Subuh lengkap dengan Hukum dan Keutamaanya. Semoga bermanfaat kita semua , Allahumma, Amin.