Niat Qadha Puasa Ramadhan

Lafadz Niat Qadha Puasa Ramadhan Lengkap Arab, Latin dan Artinya| Apabila di antara umat muslim yang meninggalkan puasa di bulan Ramadhan, maka wajib hukumnya untuk mengganti puasanya di lain hari.

Namun, seseorang boleh meninggalkan puasa Ramadan karena keadaan tertentu. Keadaan ini seperti sakit, haid , hamil atau nifas, orang lanjut usia, musafir, dan lain sebagainya . Menurut ajaran islam , mengganti puasa yang ditinggalkan saat bulan Ramadhan biasa di sebut dengan puasa Qadha.

Niat Qadha Puasa Ramadhan

Pengertian Puasa Qadha

Dalam pelaksanaan Puasa Qadha sendiri sama dengan puasa pada umumnya. Yang membedakan hanya niat nya saja. Tentu saja Niat Puasa Qadha merupakan salah satu syarat wajib untuk dilakukan. Tanpa Niat mengganti puasa , maka puasa yang dilakukan akan sia sia saja.

Untuk itu bagi kalian yang sudah atau telah meninggalkan puasa Ramadhan di tahun lalu wajib tahu niat mengganti puasa. Berikut ini bacaan Niat puasa Qadha Ramadhan lengkap dengan bahasa arab, latin dan artinya.

Baca Juga : Niat Puasa Ramadhan

Lafadz Niat Qadha Puasa Ramadhan

Niat Qadha Puasa Ramadhan

Lafadz Niat Puasa Qadha Arab

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Lafadz Niat Puasa Qadha Latin

“nawaitu shouma ghodin ‘an qodhā’I fardhi syahri Romadhona lillâhi ta‘âlâ.”

Artinya, “Saya menyengaja untuk meng-qadha puasa Bulan Ramadan esok hari karena Allah SWT.”

Niat Doa Buka Puasa Qadha Ramadhan

Lafadz Niat Doa Buka Puasa Arab

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Lafadz Niat Doa Buka Puasa Latin

“Allaahummalakasumtu wabika amantu wa’aa rizkika aftortu birohmatika yaa arhamarra himiin”

Artinya :”Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa) dengan rahmat-Mu Ya Allah Tuhan Maha Pengasih”

Atau Bisa juga membaca Niat Buka Qadha Puasa Ramadhan yang ini:

Lafadz Niat Doa Buka Puasa Arab

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

Lafadz Niat Doa Buka Puasa Latin

Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah

Artinya: Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah.

Baca Juga : Doa Buka Puasa Ramadhan

Perintah Mengerjakan Mengqadha Puasa

Sesudah membahas mengenai niat puasa qadha, kali ini adalah bahasan mengenai perintah untuk menjalankannya.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwasannya puasa ramadhan adalah puasa wajib yang dilakukan oleh setiap umat muslim tanpa terkecuali. Puasa ramadhan bisa tidak dikerjakan jika mempunyai unsur syar’i sebagai alasannya.

Akan tetapi , tidak berarti puasa ini lepas begitu saja sewaktu ramadhan telah selesai. Untuk mereka yang membatalkan puasa ramadhan maka wajib menggantinya di hari yang lain.

Perintah dari Allah SWT untuk menjalankan qadha terhadap puasa tersirat dalam QS. Al-Baqarah ayat 184, yaitu:

أَيَّامًا مَّعْدُودَاتٍ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ فَمَن تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهُ وَأَن تَصُومُوا خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

Artinya: (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kalian ada yang sakit atau dalam perjalanan (kemudian ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lainnya.

Dan wajib untuk orang-orang yang berat menjalankannya (bila mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Dan barang siapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebaikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa itu lebih baik untukmu jika kamu mengetahuinya.

Salah satu penjelasan bahwa terdapatnya kewajiban untuk mengganti puasa ramadhan dengan puasa qadha berasal dari kitab Az-Zawaajir no. 11. Akan tetapi , pembahasan puasa qadha dalam kitab tersebut menggunakan metode qiyas.

Penjelasan dalam kitab tersebut adalah,

“Dari ketentuan-ketentuan taubat yaitu menyusul dan membenarkan kesalahan atau maksiat yang telah diperbuat dampak dari meninggalkan ibadah masa lalu.

Didalam meninggalkan sholat dan puasa semisal untuk dapat mengabsahkan taubatnya maka harus diqadha terlebih dahulu karena mengqadhanya diwajibkan se segera mungkin dan dihukumi fasik bila ditinggalkan seperti keterangan yang telah lalu”

Baca Juga : Niat Puasa Senin Kamis

Ketentuan Membayar Hutang Puasa

Orang yang mengganti / Qadha puasa Ramadan juga wajib niat puasanya di malam hari, setidaknya menurut Mazhab Syafi’i. Ketentuan ini diterangkan oleh Syekh Sulaiman Al-Bujairimi dalam Hasyiyatul Iqna’-nya sebagai berikut:

“Disyaratkan berniat di waktu malam hari untuk puasa wajib seperti puasa bulan Ramadan, puasa qadha, atau puasa nadzar.

Sarat tersebut berdasarkan pada hadits Rasulullah SAW, ‘Barang siapa yang tidak menyengajakan niat sebelum fajar, maka tiada puasa untuknya.’ Sebab, tidak ada jalan lain kecuali berniat puasa setiap hari berdasar pada redaksi zahir hadits,”

Itulah Doa Niat Qadha Puasa Ramadhan , semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua agar selalu taat kepada perintah Allah SWT. Dan salah satunya yakni mengganti puasa Ramadhan yang telah ditinggalkan karena keadaan tertentu dengan cara Puasa Qadha.