Doa Nabi Musa

Doa Nabi Musa | Assalamualaikum wr.wb para sahabat Satudoa.com ? Semoga saja kalian selalu di beri kesehatan dan rezeki yag melimpah , amin. Pada artikel kali ini admin akan membagikan kumpulan doa mustajab yang pernah diamalkan oleh Nabi Musa As.

Doa ini admin bagikan lengkap dalam bacaan arab, latin sekaligus artinya dengan tujuan untuk memudahkan sahabat dalam menghafal ataupun memahaminya. Nah berikut ini ulasan dari Doa Nabi Musa ini.

doa-nabi-musa

Nabi Musa

Nabi Musa adalah tokoh dalam Al-Qur’an, Alkitab, dan Tanakh. Beliau merupakan sosok yang sangat dihormati dan dikenal dalam agama-agama Abrahamik. Bersama Harun, Musa dikenal sebagai seorang pemimpin dan nabi yang membebaskan Bani Israel dari perbudakan di Mesir. Taurat yang dialamatkan padanya menjadi landasan hukum utama bagi para nabi Bani Israel dan kehidupan beragama bangsa Yahudi.

Nabi Musa merupakan nabi dan rasul utusan Allah SWT yang hidup pada zaman Raja Firaun. Pada saat itu, Raja Firaun merupakan raja yang kejam dan bengis. Ia menganggap dirinya sendiri sebagai Tuhan.

Pada masa pemerintahan Firaun, semua bayi laki-laki diperintahkan untuk dibunuh. Namun, atas kuasa Allah SWT Nabi Musa selamat hingga akhirnya ketika sudah memasuki masa kenabian mendapat wahyu dari Allah SWT.

Nabi Musa merupakan salah satu dari lima Nabi dan Rasul yang diangkat menjadi ulul azmi karena kesabarannya dalam berbagai ujian yang Allah SWT limpahkan kepadanya.

Selain itu, Nabi Musa juga menerima wahyu berupa kitab Taurat. Dalam melaksanakan dakwah Nabi Musa senantiasa berdoa kepada Yang Maha Kuasa ketika menghadapi berbagai cobaan.

Artikel ini kemudian akan menjelaskan lanjut mengenai doa Nabi Musa yang bisa diamalkan dalam kehidupan sehari sehari.

Baca Juga : Doa Nabi Yunus

Kumpulan Doa Nabi Musa Lengkap

Mengemban amanah sebagai Nabi dan Rasul, Nabi Musa benar-benar dihadapkan dengan Raja Firaun yang sangat keji. Bahkan, kekejian Raja Firaun sampai-sampai harus membunuh semua bayi laki-laki yang lahir.

Ketika Nabi Musa diperintahkan Allah untuk berdakwah kepada Firaun, maka berdoalah Nabi Musa kepada Allah. Doa Nabi Musa ini dapat kita temui dalam Al-Quran Surat Thaha ayat 25 sampai 28.

1. Doa Nabi Musa Mustajab

doa nabi musa

Bacaan Arab

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

Bacaan Latin

“Robbis rohlii shodrii, wa yassirlii amrii, wahlul ‘uqdatam mil lisaani yafqohu qoulii.”

Artinya: “Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.” (QS. Thaha ayat 25-28).

Makna Kandungan

Doa Nabi Musa merupakan salah satu doa yang masyhur di kalangan umat muslim. Terdapat beberapa makna yang terkandung di dalam yang akan dijelaskan sebagai berikut:

  1. Memohon Hati yang Lapang

Dalam lafadz doa ini, Nabi memohon kepada Allah untuk mememiliki hati yang lapang. Dengan hati yang lapang, maka Nabi Musa dapat menerima petunjuk dan hidayah dari Allah SWT. Selain itu, hati lapang lebih mampu menerima kebenaran.

  1. Dipermudah Urusannya

Nabi Musa mengemban tugas yang berat kala itu, yaitu harus menghadapi raja Firaun yang semena-mena. Untuk menghilangkan rasa khawatir dalam dirinya, Nabi Musa memohon kepada Yang Maha Kuasa untuk diberi kemudahan dalam segala urusan termasuk dalam menyampaikan dakwah.

  1. Dakwahnya Dimengerti

Nabi Musa merupakan Nabi yang cadel karena kisahnya ketika diminta memilih antara bara api atau batu permata, Nabi Musa memilih bara api untuk dimasukkan kedalam mulutnya.

Hal ini menjadi kegelisahan Nabi Musa. Oleh karena itu, Nabi Musa memohon supaya apa yang menjadi kekurangannya (lidah yang cadel) tidak menghalaunya dalam melaksanakan dakwah.

Atas permohonan Nabi Musa tersebut, Allah mengutus Nabi Harun saudara Nabi Musa untuk membantunya dalam berdakwah menyampaikan ajaran tauhid.

2. Doa Nabi Musa untuk Memohon Ampunan

doa nabi musa

Bacaan Arab

بِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي فَغَفَرَ لَهُ ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Bacaan Latin

” Robbi inni dolamtunafsi faghfirli fakhofaro lahuu innahu huwal khofuururrohim”

Artinya : “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri karena itu ampunilah aku”. Maka Allah mengampuninya, sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Qashash Ayat 16).

Kisah dibalik doa nabi Musa ini adalah peristiwa pembunuhan tidak disengaja yang dilakukan beliau. Pada saat dewasa, nabi Musa keluar dari istana dan pergi ke kota.

Dalam perjalanan, nabi Musa bertemu dengan dua orang yang sedang bertengkar. Satu orang adalah kaum Bani Israil dan lainnya adalah kaum bangsa Fir’aun.

Lelaki Bani Israil meminta bantuan kepada nabi Musa untuk membantunya. Nabi Musa kemudian meninju lelaki kaum Fir’aun dan membuatnya meninggal.

Mengetahui hal tersebut, nabi Musa ketakutan dan kabur dari Mesir. Sepanjang perjalanannya, nabi Musa merasa menyesal dan tidak henti meminta ampunan kepada Allah.

Baca Juga : Doa Nabi Sulaiman

3. Doa Agar Terhindar dari Fitnah

doa 3

Bacaan Arab

لُوا۟ عَلَى ٱللَّهِ تَوَكَّلْنَا رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلْقَوْمِ ٱلظَّٰلِمِينَ وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ

Bacaan Latin

” Faqoolu a’lallohi tawakkalna robbana laa tajngalna fitnatan llilqoumiddoolimina wanajjina birokhmatika minalqoumilkaafiriina “

Artinya : “Kepada Allahlah kami bertawakkal! Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zalim, dan selamatkanlah kami dengan rahmat Engkau dari (tipu daya) orang-orang yang kafir.” (QS. Yunus ayat 85-86).

4. Doa Nabi Musa untuk Memohon Kebaikan

doa4

Bacaan Arab

بِّ إِنِّي لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ

Bacaan Latin

” Roobi inni limaa anzalta ilayya minkhoirin faqiirun”

Artinya : “Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.” (QS. Al-Qashash Ayat 24).

5. Doa untuk Memohon Petunjuk

doa5

Bacaan Arab

رَبِّ نَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

عَسَىٰ رَبِّي أَنْ يَهْدِيَنِي سَوَاءَ السَّبِيلِ

Bacaan Latin

” Robbi Najjini minalqoumiddoolimina a’sayaa robbi an yahdiyani sawaa assabiili “

Artinya : “Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim itu. Mudah-mudahan Tuhanku memimpinku ke jalan yang benar.” (QS. Al-Qashash Ayat 21-22).

6. Doa Nabi Musa Katika Membelah Laut

Bacaan Arab

اَللهم لَكَ الْحَمْدُ وَاِلَيْكَ الْمُشْتَكَى وَاَنْتَ الْمُسْتَعَانُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ اِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

Bacaan Latin

‘Allahumma laKal hamdu wa ilaiKal Musytaka wa Antal Musta’aan wa laa haula walaa quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhiim’.

Artinya : (Yaa Allah segala puji hanya untuk-Mu, dan hanya kepada-Mulah tempat mengadu, dan Engkaulah Penolong dan tiada daya upaya dan kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah Zat Yang Maha Tinggi dan Maha Agung).

Baca Juga : Doa Nabi Yusuf

Cara Mengamalkan

Sebagaimana Nabi Musa ketika dalam kondisi tertentu selalu berdoa kepada Allah SWT, sebagai umat muslim kita juga bisa mengamalkan doa-doa Nabi Musa.

Berikut contoh beberapa kasus yang dapat digunakan untuk mengamalkan doa Nabi Musa.

Memudahkan Urusan

Ketika menghadapi suatu musibah atau cobaan, hendaknya jangan langsung mengeluh. Boleh jadi itu adalah ujian dari Yang Maha Kuasa untuk melihat seberapa tabahnya diri kita dalam menerima cobaan.

Sebagaimana yang diajarkan dalam doa tersebut, ketika beliau mengalami kesulitan beliau tidak langsung mengeluh. Namun, Nabi Musa berdoa dan memohon kepada Allah SWT untuk mempermudah urusannya.

Doa Nabi Musa dapat diamalkan setiap habis sholat wajib maupun sholat sunnah. Hal ini karena waktu sehabis sholat merupakan waktu mustajab (doa yang terkabul). Jika Allah SWT berkehendak, maka segala urusan akan dipermudah oleh-Nya.

Meminta Pertolongan kepada Allah

Sebaik-baik tempat kembali adalah Allah SWT. Oleh karena itu, ketika membutuhkan pertolongan hendaklah kembali meminta pertolongan kepada-Nya. Dalam kondisi meminta pertolongan, kita bisa mengamalkan doa Nabi Musa untuk memohon pertolongan dari Allah SWT.

Menjadi Pembicara yang Baik

Terdapat beberapa kondisi yang terkadang mengharuskan untuk menjadi pembicara yang baik. Misalnya, sebagai pendakwah, juru bicara, dan lain sebagainya.

Pembicara yang baik adalah pembicara yang perkataannya mudah dipahami dan dimengerti oleh yang mendengarkan. Oleh karena itu, doa tersebut dapat diamalkan untuk memohon kepada Allah atas kemampuan bicaranya untuk dimengerti dan dipahami si pendengar.

Makna Doa Nabi Musa

Doa Nabi Musa di atas memiliki beberapa makna atau pengertian, yaitu :

Lapangkan Dadaku

Dalam menjalankan tugas sebagai Nabi dan Rasul, Nabi Musa memohon kepada Allah untuk diberi hati yang luas. Hati yang luas tidak akan mudah dikotori dengan prasangka buruk. Dengan demikian maka hati akan mudah menerima petunjuk dan hidayah dari Allah.

Mudahkan Urusanku

Ketika Nabi Musa diutus Allah untuk kembali ke Mesir, ada sedikit rasa khawatir jika berhadapan dengan Raja Firaun. Nabi Musa khawatir tidak dapat mengemban tugas yang diamanahkan oleh Allah.

Sebab itulah, Nabi Musa kemudian berdoa meminta kemudahan dalam segala urusan. Beliau berdoa, dengan pertolongan dari Allah, maka segala macam urusan beliau akan mudah dilakukan.

Lepaskan Kekakuan Lidahku, Supaya Perkataannya Mudah Dimengerti

Pada masa pengasuhan Firaun, Nabi Musa adalah orang yang terlihat memiliki kebijaksanaan. Firaun merasa bahwa anak laki-laki yang ditafsirkan menentangnya adalah Nabi Musa. Oleh sebab itu, Firaun membuktikannya dengan meminta Nabi Musa memilih bara api atau batu permata.

Oleh Nabi Musa, batu bara itu kemudian dipilih dan dimasukkannya ke dalam mulut. Sebab itu lah Nabi Musa menjadi cadel sehingga mengalami kesulitan dalam bicara.

Kekurangan ini yang kemudian menyebabkan Nabi Musa gelisah. Takut sebab tidak bisa menyampaikan dakwahnya dengan baik. Itulah sebabnya mengapa hal ini menjadi salah satu permintaan dalam doa nabi Musa.

Nah itulah Kumpulan Doa Nabi Musa dan cara mengamalkannya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk para sahabat Satudoa.com. Silahkan sahabat amalkan doa ini agar selalu mendapat perlindungan dari Allah SWT.