Doa Khitan dan Hadist Tentang Hukumnya bagi Laki Laki dan Perempuan

Doa Khitan dan Hadist Tentang Hukumnya bagi Laki Laki dan Perempuan | Assalamualaikum wr.wb sahabat muslim di manapun berada. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa khitan / sunat adalah salah satu kewajiban bagi setiap muslim laki laki agar terhindar dari najis. Selain itu, menurut kesehatan, khitan perlu dilakukan untuk menjamin kesucian dan kebersihan di daerah kemaluan. Sebab, jika tidak dikhitan, akan ada banyak bakteri yang menempel di kemaluan setelah mengeluarkan najis dari dalam tubuh saat buang air kecil.

Lebih dari itu, khitan juga bermanfaat untuk meningkatkan keimanan bagi sang anak karena dapat menanamkan nilai-nilai Islam. Ketika khitan itulah, para orang tua dianjurkan untuk berdoa kepada Allah agar sang anak tumbuh menjadi pribadi yang saleh.

doa khitan

Baca Juga : Doa Untuk Anak Islami

Doa Khitan Bacaan Arab , Latin dan Artinya

Berikut ini adalah ucapan doa untuk anak khitanan /walimatul khitan agar dihilangkan rasa sakit dan menjadikannya anak yang soleh .

Doa Khitanan Bahasa Arab

اَللهم وَفِّقْنَا ِلاجْتِلاَبِ الْفَضَائِلِ وَجَنِّبْنَا مِنْ اِقْتِرَاحِ الرَّذَائِلِ. رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا اَعْذَارَنَا وَسَلِّمْ اُمُوْرَنَا وَصَحِّحْ مَخْتُوْنَنَا وَاقْضِ دُيُوْنَنَا وَبَلِّغْ اَمَالَنَا وَوَسِّعْ اَرْزَاقَنَا وَجُوْدِكَ يَاجَوَّادُ. اَللهم اِنَّا نَسْئَلُكَ السَّلاَمَ وَالْعَافِيَةَ عَلَيْنَا وَعَلَى الْحُجَّاجِ وَالْغُزَاةِ وَالْمُسَافِرِيْنَ مِنْ اُمَّةِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اَجْمَعِيْنَ فِيْ بَرِّكَ وَبَحْرِكَ اِنَّكَ عَلى مَا تَشَاءُ قَدِيْرٌ يَا نِعْمَ الْمَوْلى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

Doa Khitanan Bahasa Latin

” Allahumma waffiqnaa lijtilaabil fadhaail, wajannibnaa min iqtiraahir radzaail. Rabbanaa taqabbal minna a’dzaaranaa wa sallim umuuranaa wa shahhih makhtuunanaa waqdhi duyuunanaa wa balligh aamaalanaa wawassi’ arzaaqanaa wajuudika yaa jawwaad.

Allahumma innaa nas alukas salaama wal’aafiyata ‘alainaa wa ‘alal hujjaaji walghuzaati walmusaafiriina min ummatin muhammadin shalallahu alaihi wa sallama ajma’iin, fii barrika wa bahrika innaka ‘alaa maa tasyaaa u qadiir, yaa ni’mal maulaa wa ni’mannashiir.

Subhana rabbika rabbil ‘izzati ‘ammaa ya shifuun, wa salaamun ‘alal mursaliin, walhamdu lillahi rabbil ‘alamiin.”

Artinya:

Ya Allah, berikanlah kami pertolongan untuk memperoleh keutamaan-Mu, serta jauhkan kami dari perbuatan hina. Ya Allah, terimalah khitan kami, selamatkanlah urusan-urusan kami, sembuhkanlah sakit kami karena khitan ini, bayarkanlah utang-utang kami, wujudkanlah cita-cita kami, serta lapangkanlah rezeki kami, wahai Zat Yang Maha Memberi.

Ya Allah, semoga Engkau memberikan keselamatan kepada kami, orang-orang yang menunaikan ibadah haji, orang-orang yang berperang di jalan-Mu, serta kepada para musafir, yaitu umat Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wasalam, baik yang ada di darat maupun di laut. Sesungguhnya Engkau berkuasa atas apa yang Engkau kehendaki, wahai sebaik-baik majikan dan sebaik-baik penolong.

Maha suci Allah, Tuhan yang memiliki kesucian dan segala sifat rendah yang mereka (orang kafir) sematkan. Dan kesejahteraan bagi para utusan Allah. Segala puji hanya milik Allah, Tuhan Semesta Alam.

Baca Juga : Lafadz Doa Sapu Jagat dan Keistimewaan Yang Terkandung di dalamnya

Hadist Tentang Hukum Khitan Bagi Laki Laki dan Perempuan

Khitan merupakan sesuatu yang difithrahkan untuk manusia . Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

الْفِطْرَةُ خَمْسٌ أَوْ خَمْسٌ مِنْ الْفِطْرَةِ الْخِتَانُ وَالِاسْتِحْدَادُ وَنَتْفُ الْإِبْطِ وَتَقْلِيمُ الْأَظْفَارِ وَقَصُّ الشَّارِبِ

Artinya : Fithrah itu ada lima : Khitan , mencukur rambut kemaluan ,mencabut bulu ketiak , memotong kuku , dan memotong kumis . ( HR. Al-Bukhary Muslim )

Oleh karena itu khitan ini merupakan syari’at umat-umat sebelum kita juga . Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang khitannya Nabi Ibrahim :

اخْتَتَنَ إِبْرَاهِيمُ عَلَيْهِ السَّلَام وَهُوَ ابْنُ ثَمَانِينَ سَنَةً بِالْقَدُومِ

Ibrahim ‘alaihissalam telah berkhitan dengan qadum(nama sebuah alat pemotong) sedangkan beliau berumur 80 tahun . ( HR. Al-Bukhary Muslim )

Khitannya Nabi Ibrahim juga tercantum di dalam kitabnya orang yahudi ( Perjanjian Lama , Kejadian 17/ 11 ) , dan ini merupakan syari’atnya Nabi Musa . Oleh karena itu Nabi Isapun berkhitan karena beliau mengikuti syari’atnya Nabi Musa . ( Injil Lukas 2/ 21 ) .

Ada perbedaan pendapat tentang hukum khitan . Namun pendapat yang kami anggap lebih kuat adalah yang mengatakan bahwa khitan wajib bagi laki-laki selama tidak ditakutkan meninggal atau sakit , dan sunnah bagi wanita.

Hadist di atas wajibnya khitan bagi laki-laki , diantaranya :

  1. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan orang yang masuk islam untuk berkhitan . Dan asal perintah adalah wajib . Beliau bersabda :

أَلْقِ عَنْكَ شَعْرَ الْكُفْرِ وَاخْتَتِنْ

Artinya : Hilangkan darimu rambut kekafiran ( yang menjadi alamat orang kafir ) dan berkhitanlah . ( HR. Abu Dawud , dan dihasankan oleh Syeikh Al-Albany )

  1. Khitan membedakan antara orang islam dengan orang kafir .
  2. Khitan adalah memotong sebagian tubuh , sedangkan memotong sebagian tubuh adalah haram , dan sesuatu yang haram tidak diperbolehkan kecuali dengan sesuatu yang wajib .
  3. Khitan bagi laki-laki berkaitan dengan syarat diantara syarat-syarat shalat yaitu thaharah ( bersuci )

Baca Juga : Doa Nurbuat

Hadist di atas sunnahnya khitan bagi wanita , diantaranya :

  1. Di dalam sebuah hadist Ummu ‘Athiyyah bahwasanya di Madinah ada seorang wanita yang ( pekerjaannya ) mengkhitan wanita , kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

لَا تُنْهِكِي فَإِنَّ ذَلِكَ أَحْظَى لِلْمَرْأَةِ وَأَحَبُّ إِلَى الْبَعْلِ

Artinya : Jangan berlebihan di dalam memotong , karena yang demikian itu lebih nikmat bagi wanita dan lebih disenangi suaminya . ( HR. Abu Dawud , dan dishahihkan oleh Syeikh Al-Albany ) .

  1. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إِذَا الْتَقَى الْخِتَانَانِ وَتَوَارَتْ الْحَشَفَةُ فَقَدْ وَجَبَ الْغُسْلُ

Artinya : Kalau bertemu dua khitan dan tenggelam khasyafah ( ujung dzakar ) , maka wajib untuk mandi . ( HR . Ibnu Majah , dan dishahihkan oleh Syeikh Al-Albany ) Ini menunjukkan bahwa wanitapun berkhitan .

  1. Khitan bagi wanita hanya berkaitan dengan sebuah kesempurnaan saja yaitu pengurangan syahwat .

Demikianlah Doa Khitan dan Hadist Tentang Hukumnya bagi Laki Laki dan Perempuan. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua, amin. Lakukan khitan / sunnat untuk kesehatan , kesucian dan menambah keimanan kita kepada Allah SWT .