Doa Buka Puasa Ramadhan

Bermacam Doa Buka Puasa Ramadhan Yang Benar Sesuai Sunnah| Ber-buka Puasa adalah salah satu hal yang paling di tunggu pada saat melaksanakan puasa, baik itu puasa Ramadhan ataupun puasa sunnah .

Setelah seharian menahan lapar dan haus kita di wajibkan untuk membatalkan puasa dengan cara makan dan juga minum pada saat mendengar kumandang adzan Maghrib .

doa buka puasa ramadhan

Puasa Ramadhan

Pengertian puasa Ramadhan menurut syariat Islam adalah suatu amalan ibadah yang dilakukan dengan menahan diri dari segala sesuatu seperti makan, minum, perbuatan buruk maupun dari yang membatalkan puasa mulai dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari yang disertai dengan niat karena Allah SWT, dengan syarat dan rukun tertentu.

Pada saat adzan maghrib berkumandang , umat muslim disunahkan untuk menyegerakan berbuka. Diriwayatkan Sahl bin Sa‘ad, Rosululloh bersabda, “Orang akan selalu baik (sehat) apabila menyegerakan berbuka”.

Kenikmatan buka puasa tersebut digambarkan dalam hadist qudsi, dari Abu Hurairah, Rasulullah Saw berkata, “Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kegembiraan, yaitu kegembiraan ketika ia berbuka dan kegembiraan ketika berjumpa dengan Rabb-nya” (H.R. Muslim).

Ganjaran kegembiraan itu juga dilipatgandakan karena seorang hamba telah berhasil menahan hawa nafsunya.

Sebelum makan dan minum , kita di sunnahkan untuk membaca Bismillah dan Doa Berbuka Puasa seperti yang sudah dilakukan oleh Rasulullah SAW. Berikut Doanya:

Baca Juga : Niat Puasa Ramadhan

Doa Buka Puasa Ramadhan Yang Benar Sesuai Sunnah

Sebelum membaca Doa Berbuka Puasa, sebaiknya awali dengan membaca ” bismillahirrahmaanirrahiim”

Doa Buka Puasa Yang Pertama

doa buka puasa

Bacaan Arab :

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ اَ مَنْتُ وَ عَلَ رِ زْقكَ اَ فْطَرْ تُ  ِبِرَحْمَتِكَ ياَ اَ رْ حَمَ الرَّ حِمِيْنَ

Bacaan Latin :

“Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin”.

Artinya :

“Yaa Allah Ya Tuhanku , untuk-Engkau atau karena-Engkau aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, dan atas rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih”.

Doa Buka Puasa Yang Kedua

buka puasa 2

Bacaan Arab :

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ اَ مَنْتُ وَ عَلَ رِ زْقكَ اَ فْطَرْ نَا, اَللّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا ,  اِ نَّكَ  لسَّمِيْعُ ا لْعَلِيْمُ

Bacaan Latin :

“Allahumma Laka Shumna wa ala Rizqika Aftharna, Allahumma Taqabbal Minna Innaka Antas Samiul ‘Alim”.

Artinya:

“Yaa Allah Ya Tuhanku , untuk-Engkau atau karena-Engkau kami berpuasa, atas rezeki-Mu kami berbuka, maka terimalah puasa kami. Sesungguhnya, Engkau Dzat Yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.” (Hadist Riwayat .Ibnu Sunni dan lainnya).

Doa Buka Puasa Yang Ketiga

buka puasa 3

Bacaan Arab :

اَللَّهُمَّ اِ نِّي اَ سْاَ لُكَ ِبِرَ حْمَتِكَ الَّتِي وَ سِعَتْ كُلَّ شَي ءٍ اَ نْ تَخْفِرَ لِي

Bacaan Latin :

“Allahumma inni as-aluka bi rohmatikal latii wasi’at kulla syain an taghfirolii”.

Artinya: 

“Yaa Allah Ya Tuhanku , sungguh aku meminta kepada-Engkau dengan rahmat-Mu yang mencakup segala sesuatu, agar Engkau mengampuni aku.”

Doa Buka Puasa Yang Keempat

puasa 4

Diriwayatkan dari Ibnu Umar Ra bahwa Rasulullah ketika buka puasa beliau mengucapkan:

Bacaan Arab :

ذَ هَبَ ا لظَّمَاُ , وَ ا بْتَلَّتِ العُرُ و قُ, وثَبَتَ الَا جْرُ اِنْ شَا ءَ اللهُ

Bacaan Latin 

“Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah”.

Artinya:

“Telah hilang rasa dahaga, telah basah urat-urat, dan telah pasti pahalanya, dengan kehendak Allah SWT .” (Hadist Riwayat .Abu Dawud, Daruquthni, Hakim, dan Nasa’i).

Seperti yang saya suguhkan di atas, meskipun terdapat 4 macam doa buka puasa, akan tetapi ke-empat doa tersebut merupakan versi yang shahih .  Silahkan kalian gunakan doanya yang menurut kalian mudah untuk di hafalkan.

Baca Juga : Puasa Arafah

Makanan Awal Yang Dianjurkan Saat Berbuka

Pada saat berbuka puasa kita disunnahkan untuk memakan makanan yang manis dahulu. Seperti yang di lakukan Rosulullah SAW yakni berbuka dengan kurma, di tambah dengan air putih.

Hal tersbut sunnah karena makanan manis baik bagi tubuh, yang manis-manis menguatkan tubuh dan air putih membersihkan tubuh.

Inilah bunyi hadis yang menyarankan berbuka dengan yang manis!

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّىَ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَعَلَى تَمَرَاتٍ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ

Artinya: “Kebiasaan Rasulullah SAW berbuka puasa dengan ruthab sebelum shalat Maghrib. Apabila tidak ada ruthab  atau kurma muda maka dengan tamr atau kurma matang, jika tidak ada tamr maka beliau meneguk beberapa teguk air” (Hadist Riwayat. Abu Daud : 2356).

Doa Buka Puasa Dibaca Sebelum atau Sesudah Berbuka?

Pada umumnya, umat muslim membaca doa sebelum berbuka. Kebiasaan tersebut berasal dari amalan doa sebelum makan pada umumnya, yakni membaca basmalah yang selanjutnya dengan doa makan. Padahal, amalan Ramadan memiliki kekhususan sendiri.

Perbedaan dari doa makan umumnya, doa berbuka puasa dibaca selepas menyantap hidangan berbuka. Seperti penjelasan dari Abu Bakar Muhammad Syatha dalam kitabnya Hasyiyah I’anah at-Thalibin (1995), “Maksud dari membaca doa berbuka puasa  adalah selesainya berbuka puasa, bukan dilafalkan sebelumnya dan bukan saat berbuka puasa.”

Alasan dibacanya doa buka puasa selepas minum dan makan berasal dari hadis riwayat Abdullah bin ‘Umar di atas yang memakai kata kerja lampau (fi’il madhli), jadi utamankan diucapkan selepas berbuka puasa.

Dilansir dari Nahdatul Ullama , melafalkan doa buka puasa sebelum menyantap hidangan berbuka memang sudah mendapatkan kesunahan. Tapi , membacanya setelah berbuka akan membuat seorang muslim mendapatkan kesunahan yang sempurna dalam berbuka puasa.

Demikianlah Doa Buka Puasa Ramadhan. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua agar membaca Doa Berbuka Puasa seperti yang sudah di contohkan oleh Rasulullah SAW