Berikut 5 Syarat Wajib dan Sah Puasa Lengkap Dengan Penjelasannya

Berikut 5 Syarat Wajib dan Sah Puasa Lengkap Dengan Penjelasannya | Assalamualaikum wr.wb sahabatku ? Semoga kalian selalu di beri kesehatan dan rezeki yang melimpah ,amin ya rabbal alamin. Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai rukun puasa yang menjadi syarat untuk keabsahan dalam menjalankan ibadah puasa. Selain rukun terdapat syarat yang di haruskan apabila dapat menjalankan puasa ramadhan khususnya yakni syarat wajib dan syarat sah puasa.

Syarat wajib puasa yakni sebuah syarat yang bisa membuat puasa menjadi lebih sah dan juga tidak sia-sia. Tidak sia-sia di sini dimaksudkan bahwa puasa yang dilakukan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT secara penuh. Sedangkan syarat sah adalah syarat yang harus dipenuhi agar puasa yang dilakukan seseorang menjadi sah hukumnya di hadapan Allah Subhanahu Wa’tala.

syarat wajib puasa

Baca Juga : Ada 2 Rukun Puasa Yang Wajib Untuk Sahabat Ketahui

5 Syarat Wajib dan Sah Puasa Lengkap Dengan Penjelasannya

1. 5 Syarat Wajib Puasa

Berikut adalah lima syarat wajib puasa yang mesti diketahui:

1. Beragama Islam

Puasa di bulan Ramadan wajib hukumnya bagi orang yang beragama Islam, baik laki-laki maupun perempuan. Oleh karenanya, bagi mereka yang tidak beragama Islam, maka tidak wajib berpuasa.

Umat Islam wajib menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan karena ibadah ini menjadi salah satu rukun Islam. Dari Ibnu Umar ra ia berkata, Rasulullah saw bersabda, “Islam itu dibangun di atas lima (pondasi), yaitu bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan salat, menunaikan zakat, haji ke Baitullah dan puasa di bulan Ramadan.” (HR. Imam Bukhari)

2. Baligh

Seseorang yang beragama Islam dan sudah baligh juga wajib menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Adapun kriteria seseorang tergolong baligh berbeda antara laki-laki dan perempuan.

Untuk laki-laki, ia bisa dikatakan baligh apabila sudah mengeluarkan mani, baik karena mimpi dalam tidurnya atau bukan karena mimpi. Sedangkan bagi kaum perempuan, batasan baligh adalah ketika mengalami menstruasi.

3. Berakal sehat

Selain beragama Islam dan baligh, syarat selanjutnya seseorang diwajibkan puasa Ramadan adalah berakal sehat. Artinya seseorang itu waras alias tidak gila, baik gilanya karena kelainan mental atau sebab lainnya.

Dikatakan dalam sebuah hadis, “Tiga golongan yang tidak terkena hukum syari antara lain orang yang tidur sampai ia terbangun, orang yang gila sampai ia sembuh, dan anak-anak sampai ia baligh.” (HR. Abu Daud dan Ahmad)

4. Kuat menunaikan ibadah puasa

Tidak bisa dimungkiri, puasa membutuhkan kesiapan mental maupun fisik. Jadi, seseorang yang wajib berpuasa adalah mereka yang Islam, baligh, berakal, serta kuat menjalankannya.

Dengan kata lain, mereka yang tidak kuat tidak diwajibkan berpuasa namun harus menggantinya atau membayar fidyah. Misalnya saja orang yang sudah tua, orang yang sedang sakit, ibu yang sedang hamil dan menyusui, musafir, dan mereka yang tidak kuat lainnya diperbolehkan untuk tidak menjalankan ibadah puasa.

5. Sudah ada yang mengetahui masuknya bulan Ramadan

Perhitungan masuknya bulan Ramadan adalah dengan menghitung atau melihat pergerakan bulan di langit. Kemudian, jika suatu wilayah sudah ada minimal satu orang yang adil, jujur, dan dapat dipercaya melihat hilal (bulan) masuknya bulan Ramadan, maka seluruh umat yang sudah memenuhi syarat di wilayah itu wajib berpuasa.

Oleh sebab itulah kita umat muslim khususnya yang ada di Indonesia harus selalu memantau perkembangan bulan atau informasi dari pemerintah agar bisa mengetahui kapan dimulainya bulan suci Ramadan.

Baca Juga : 3 Syarat Wajib Shalat Lengkap Dengan Penjelasannya

2. Syarat Sah Puasa

Dalam Al-Fiqh Al-Islami wa Adillatuhu dicantumkan syarat sah puasa menurut empat mazhab, yaitu;

1. Mazhab Hanafi, syarat sah puasa ada tiga, yakni:

  1. Niat
  2. Bebas dari perkara yang menafikan puasa (haid dan nifas)
  3. Bebas dari perkara yang membatalkannya.

2. Madzhab Maliki, syarat sah puasa ada lima, yakni:

  1. Niat
  2. Suci dari haid dan nifas
  3. Beragama Islam
  4. Waktu yang boleh untuk diisi dengan puasa (puasa tidak sah pada hari Raya Ied)
  5. Berakal

3. Madzhab Syafi`i, ada empat syarat sah puasa:

  1. Beragama Islam
  2. Berakal
  3. Suci dari haid dan nifas pada keseluruhan siang.
  4. Niat

4. Madzhab Hambali menetapkan tiga syarat:

  1. Beragama Islam
  2. Niat
  3. Suci dari haid dan nifas.

Syarat sah di atas adalah dalam perspektif fiqih. Artinya, jika memenuhi syarat-syarat tersebut, maka puasa seorang muslim/muslimah sudah dan gugur kewajiban.

Baca Juga : Urutan 13 Rukun Sholat Yang Benar Lengkap Dengan Penjelasannya

Demikianlah ulasan 5 Syarat Wajib dan Sah Puasa Lengkap Dengan Penjelasannya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua . Jalankan syarat tersebut untuk menjalankan ibadah puasa agar mendapatkan pahala dan di terima di dihadapan Allah SWT.