Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bacaan Surat Al Fil Ayat 1-5 Arab, Latin dan Artinya Perkata

Bacaan Surat Al Fil Ayat 1-5 Arab, Latin dan Artinya Perkata | Assalamualaikum wr.wb para sahabat setia Satudoa.com. Pada kesempatan ini admin akan membagikan bacaan atau lafadz dari surat pendek Al Qur’an yakni Surat Al Fil yang terdiri atas 5 ayat.

Untuk memudahkan para sahabat membaca lafadz nya, admin sudah menyediakan dalam bentuk tulisan arab , latin dan artinya serta mengulas azbabun Nuzul, makna, keutamaan dan isi kandungan dari surat Al Fil ini. berikut ulasan lengkapnya.

Al Qur’an Surat Al Fil

Surat Al-Fil adalah surah ke-105 dalam al-Qur’an dan terdiri atas 5 ayat. Surah ini tergolong pada surah Makkiyah. Nama Al Fiil sendiri berarti Gajah yang diambil dari ayat pertama dari surat ini. Topik surat ini adalah kisah gagalnya usaha penghancuran Ka’bah oleh Abrahah (raja yaman) dan 60.000 tentaranya, dalam tentara tersebut termasuk diantaranya 13 gajah (atau 9 dalam versi lain). Tahun terjadinya peristiwa ini juga dicatat dalam sejarah Islam sebagai Tahun Gajah.

Surat ini juga dinamakan juga Surat Alam Tara. Yang artinya apakah kamu tidak memperhatikan. Yakni diambil dari awal ayat pertama. Surat Al Fil diturunkan sesudah surat Al Kafirun, sebelum Surat Al Falaq. Namun dalam urutan mushaf, ia merupakan surat ke-105 sebelum Surat Quraisy. Karena sama-sama berisi nikmat Allah kepada orang-orang Quraisy, sebagian kecil ulama berpendapat dua surat ini sesungguhnya satu kesatuan.

Bacaan Surat Al Fil Ayat 1-5 Arab, Latin dan Artinya Perkata

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

BismillahirrahmanirrahimArtinya : ” Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang “

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَٰبِ ٱلْفِيلِ

a lam tara kaifa fa’ala rabbuka bi`aṣ-ḥābil-fīlArtinya : Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah?

اَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِيْ تَضْلِيْلٍۙ

a lam yaj’al kaidahum fī taḍlīlArtinya : Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka itu sia-sia?

وَّاَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا اَبَابِيْلَۙ

wa arsala ‘alaihim ṭairan abābīlArtinya : dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong,

تَرْمِيْهِمْ بِحِجَارَةٍ مِّنْ سِجِّيْلٍۙ

tarmīhim biḥijāratim min sijjīlArtinya : yang melempari mereka dengan batu dari tanah liat yang dibakar,

فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَّأْكُوْلٍ

fa ja’alahum ka’aṣfim ma`kụlArtinya : sehingga mereka dijadikan-Nya seperti daun-daun yang dimakan (ulat).

Azbabun Nuzul Surat Al-Fil

Abul Hasan al Wahidiy meriwayatkan bahwa surat ini diturunkan terkait dengan kisah pasukan gajah yang hendak menghancurkan ka’bah. 

Diturunkannya ayat ini terkait kisah pasukan gajah yang bertujuan menghancurkan Ka’bah, dan perbuatan Allah kepada mereka dengan membinasakan dan menjauhkan mereka dari ka’bah.

Surat ini mengandung pembicaraan tentang kejadian yang terjadi dekat sebelum kelahiran Rasulullah. Ringkasnya Abrahah Al Asyram Gubernur Yaman di bawah kerajaan Habasyah pernah berpendapat untuk mendirikan sebuah rumah ibadah (gereja) di Shan’a Yaman.

Dia menyeru bangsa Arab untuk berhaji kepadanya sebagai pengganti haji ke Baitil Haram. Tatkala dia telah membangun gereja yang dinamakan Quallais, sebagai bangunan yang belum pernah di kenal semisalnya dalam sejarah pembangun gereja, maka datang seorang laki-laki Quraisy yang membuang air besar lalu melumuri diding dengan kotoran itu disebabkan kejengkelannya.

Ketika Abrahah melihat bangunan kebanggaanya dengan keadaan seperti itu, maka muncullah api murkanya lalu Ia mempersiapkan pasukan untuk memerangi Mekkah dan mengahancurkan Ka’bah. Berangkatlah bersamanya tiga belas gajah, diantaranya gajah yang bernama Mahmud (Gajah Terbesar).

Mereka berjalan terus melawati sebuah lingkungan masyarakat Arab kemudian mereka perangi dan berhasil mengalahkannya sampai tiba di Mekkah. Terjadilah perundingan antara mereka dengan Tokoh Mekkah yaitu ‘Abdul Muththalib (Kakek Rasulullah). Perundingan pun berakhir dengan hasil : Abrahah akan mengembalikan unta Abdul Muththalib kemudian Abrahah bisa berbuat apa saja terhadap Ka’bah.

Abdul Muththalib pun memerintahkan seluruh lelaki penduduk Mekkah untuk mengosongkan negeri agar menuju ke puncak-puncak gunung membawa istri dan anak-anak mereka karena takut terhadap pasukan yang zalim yaitu Abrahah.

Segera pasukan Abrahah bergerak, hingga tiba di lembah Muhassar (lembah terhina) maka tiba-tiba sekumpulan demi sekumpulan burung datang melempari pasukan itu dengan batu seukuran antara himsh dengan adas (seperti kacang hijau). Mereka pun meleleh dan berjatuhan dagingnya lalu binasa. Abrahah lari dengan dagingnya yang berjatuhan, namun akhirya mati dalam perjalanan.

Kejadian tersebut adalah nikmat dari Allah bagi penduduk Al Haram dan penjaga Rumah-Nya. Oleh karena itu, bangsa Arab senantiasa memuliakan Ka’bah Al Haram dan penduduknya hingga sekarang.

Manfaat dan Keutamaan Surat Al-Fil

1. Apabila Surah Al-Fiil dibaca bersama Surah Al-Insyirah sesudah melakukan sholat subuh, yaitu pada rakaat pertama, setelah membaca Surah Al-Fatihah baca surah Al-Fiil, niscaya tidak ada tangan jahat yang dapat menjamahnya. Hanya syaratnya harus dilakuka secara rutin (istiqamah) dan terus menerus (mudawamah).

2. Apabila dibaca di dalam pertempuran, Insya Allah musuh akan lari dengan sendirinya karena dibayang-bayangi oleh perasaan takut yang mencekam. Lebih utama bila pemimpin pasukan tempur bersama-sama anak buahnya membaca surat ini.

3. Apabila ditulis pada (pecahan genting atau atap) waktu menulisnya dalam keadaan suci, lalu ditanam dirumah musuh yang dzalim (menanamnya ditempat yang tidak dipijak) maka rumah itu setiap saat seakan-akan dilempari batu sehingga menyebabkan orang yang dzalim tadi tidak sanggup tinggal dirumahnya. Keadaan seperti ini terus berlangsung selama pecahan genting tersebut belum diambil

4. Apabila dibaca 20x selama 7 hari akan disampaikan hajat yang pelik dan ganjil. Apabila dibaca 1,000x selama 40 hari akan dimurahkan rezeki dan disampaikan hajat.

5. Apabila dibaca 1,000x selama 10 hari jika selama hidupnya dibenci orang nescaya akan dikasihi.

Isi Kandungan Surat Al Fil

Berikut ini isi kandungan surat Al Fil yang kami sarikan dari sejumlah tafsir. Yakni Tafsir Al Qur’anil ‘Adhim karya Ibnu Katsir, Tafsir Al Munir karya Syaikh Wahbah Az Zuhaili, Tafsir Fi Zilalil Quran karya Sayyid Qutb dan Tafsir Al Azhar karya Buya Hamka.

1. Surat Fil mengisahkan kehancuran Abrahah dan pasukan bergajah yang hendak menyerbu Makkah.

2. Surat ini mengajak Rasulullah dan umatnya, termasuk orang-orang Quraisy, untuk memperhatikan tanda kekuasaan Allah khususnya dari sejarah.

3. Surat Al Fil mengingatkan nikmat Allah kepada orang-orang Quraisy. Allah telah menyelamatkan mereka dari pasukan Abrahah tersebab perlindungan-Nya kepada Ka’bah yang ada di tengah-tengah suku Quraisy.

4. Allah Maha Kuasa, segala kekuasaan tunduk pada kekuasaan-Nya. Maka siapa yang dilindungi-Nya, tidak ada yang mampu mencelakainya. Sebaliknya, siapa yang dihancurkan Allah, tidak ada yang mampu melindunginya.

5. Sangat mudah bagi Allah untuk menolong siapa yang dikehendaki-Nya. Dan sangat mudah bagi Allah menghancurkan siapa yang ingin dihancurkan-Nya. Juga sangat mudah bagi Allah menghadirkan cara dan jalan kehancuran musuh-musuh-Nya.

Demikianlah Bacaan Surat Al Fil Ayat 1-5 Arab, Latin dan Artinya Perkata. Semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat Satudoa.com dan menambah keimanan kita kepada Allah yang Mahakuasa. Wallahu a’lam bish shawab.

Posting Komentar untuk "Bacaan Surat Al Fil Ayat 1-5 Arab, Latin dan Artinya Perkata"